Truk Rem Blong di Silaing Bawah, 7 Kendaraan Dilabrak Sejumlah Warga Luka-luka

Sebuah truk bermuatan barang kehilangan kendali dan menabrak tujuh kendaraan di Silaing Bawah, Padang Panjang, Rabu (23/4/2025). (ist)
Sebuah truk bermuatan barang kehilangan kendali dan menabrak tujuh kendaraan di Silaing Bawah, Padang Panjang, Rabu (23/4/2025). (ist)

Padang Panjang, fajarharapan.id  – Suasana mendadak mencekam di ruas jalan Padang Panjang–Padang, tepatnya di kawasan Silaing Bawah, Rabu (13/4/2025) siang. Sebuah truk bermuatan barang kehilangan kendali dan menabrak tujuh kendaraan di depannya, menyebabkan kepanikan dan kemacetan panjang di jalur vital penghubung dua kota besar di Sumatera Barat itu.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB saat truk Hino BA 8006 NU yang dikemudikan Asril Yasri melaju dari arah Padang Panjang menuju Padang. Saat menuruni kawasan curam Bukit Bunga, sopir diduga gagal mengendalikan kendaraan karena rem blong, hingga truk melaju tanpa kendali dan menabrak empat minibus serta tiga sepeda motor yang berada di jalurnya.

Benturan keras beruntun tak terhindarkan. Beberapa kendaraan langsung terpental ke tepi jalan, sementara satu unit minibus bahkan dilaporkan terguling dan terlempar masuk ke areal persawahan. Suara hantaman besi, disusul teriakan warga yang panik, membuat suasana di lokasi berubah menjadi kepanikan massal.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Widagdo Putro, dalam keterangannya membenarkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman truk. “Sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraan saat melalui jalur menurun. Akibatnya, truk menabrak beberapa kendaraan yang sedang melaju di depannya,” ungkap Kapolres.

Meski skala kecelakaan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sejumlah pengendara dan penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh tim medis yang sigap tiba di lokasi, dibantu oleh warga setempat yang ikut membantu proses evakuasi.

Petugas dari Satlantas Polres Padang Panjang langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi kendaraan dan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Evakuasi memakan waktu cukup lama karena beberapa kendaraan ringsek dan menyulitkan proses pemindahan dari badan jalan.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya sempat lumpuh total selama lebih dari satu jam. Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, sebelum akhirnya petugas menerapkan sistem buka-tutup jalan agar situasi perlahan kembali normal.

Kapolres menyebutkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan truk yang terlibat, sekaligus meminta keterangan dari sopir dan para saksi mata. “Kami akan memastikan penyebab pasti dari insiden ini. Dan tentunya, kami imbau pengemudi angkutan berat untuk lebih cermat dalam memeriksa kendaraan sebelum perjalanan,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya uji kelayakan dan perawatan berkala, terutama untuk kendaraan besar yang kerap melewati jalur ekstrem seperti yang ada di wilayah pegunungan Sumatera Barat. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang, dan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut barang dapat ditingkatkan demi keselamatan pengguna jalan.(Syam)