Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengonfirmasi bahwa mantan pegawai PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) akan segera kembali menjalankan aktivitas kerja. Saat ini, proses administrasi yang melibatkan tim kurator dan investor baru perusahaan sedang dalam tahap penyelesaian akhir.
Karena proses tersebut belum rampung sepenuhnya, para eks karyawan belum seluruhnya mulai bekerja kembali. Meskipun demikian, sebagian di antaranya sudah melakukan penandatanganan kontrak kerja sebagai langkah awal untuk kembali bergabung.
“Apakah mereka sudah mulai bekerja? Masih dalam proses. Tapi memang sudah ada yang tanda tangan kontrak,” kata Yassierli saat ditemui awak media pada Rabu (16/4/2024).
Yassierli menyatakan keyakinannya bahwa para mantan buruh akan kembali bekerja di perusahaan tekstil yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara tersebut. Optimisme itu muncul karena Sritex dinilai masih memiliki aset yang kuat dan pasar yang menjanjikan.
“Kami tetap optimis karena aset Sritex masih bagus. Dulu produksinya juga berjalan lancar. Harapannya ya bisa seperti itu lagi,” jelasnya.
Sebagai informasi, tim kurator sebelumnya telah memberikan peluang bagi eks karyawan yang terdampak PHK untuk kembali bekerja melalui mekanisme penyewaan alat produksi milik perusahaan.
Menurut pernyataan dari pihak kurator, saat ini sudah ada calon investor yang sedang menjalin komunikasi, dan dalam waktu dekat akan diputuskan siapa yang akan menyewa aset milik Sritex.(BY)






