Pasbar  

Mengubah Pesisir Sikabau Menjadi Desa Pintar dan Mandiri, Kunjungan Tim KKP Dorong Program SFV di Pasaman Barat

Kunjungan ke Pasaman Barat
Kunjungan ke Pasaman Barat

Pasbar, fajarharapan.id – Tim Balai Besar Sosial Ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia melakukan kunjungan menarik ke Pasaman Barat untuk melanjutkan program SFV (Smart Fisherie Vilage) di Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Jumat (10/6).

Kunjungan ke Pasaman Barat, menjadi momentum penting bagi Bupati Pasbar Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, dan Kepala Dinas Perikanan Pasbar Zulfi Agus dalam mengubah masa depan masyarakat Pasaman Barat.

Antusiasme dalam kunjungan ke Pasaman Barat, sangat terasa, dengan Bupati Hamsuardi menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan besar terhadap keberhasilan program ini.

Beliau juga mengungkapkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Pasaman Barat, menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi juga menekankan perlunya kerja keras bersama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengubah pola pikir mereka. Dalam program ini, tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga penting untuk membantu masyarakat merubah Sikabau menjadi desa pintar dan mandiri.

Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto. Ia menyadari bahwa masyarakat pesisir memiliki pola pikir yang berbeda dan tantangan besar dalam mencapai keberhasilan program ini.

Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan haruslah bertahap dan menyentuh hati masyarakat agar program ini benar-benar dianggap sebagai upaya mereka sendiri dalam mencapai perubahan yang signifikan.

Kunjungan ini tidak hanya sekadar kunjungan formal, tetapi juga merupakan momentum penting dalam membangun kesadaran dan semangat masyarakat Pasaman Barat untuk bergerak maju.

Program SFV diharapkan dapat mengubah pesisir Sikabau menjadi tempat yang cerdas, mandiri, dan sejahtera secara ekonomi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat. (By roni)