Bengkulu Selatan, Fajarharapan.id – Suasana malam hari di Desa Tambangan, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, kini begitu indah dan terang. Pemerintah setempat telah mengambil langkah berani untuk meningkatkan kenyamanan warga dengan memasang lampu penerangan lingkungan di seluruh desa. Pemasangan 20 titik lampu bertenaga surya dilakukan dengan strategis di depan perumahan warga.
Pemasangan lampu ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi tingkat kriminalitas di wilayah tersebut. Dengan pencahayaan yang terang, siapa pun yang berniat jahat menjadi ragu-ragu saat melewati lokasi tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dari pemerintah Desa Tambangan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warganya.
“Kami menganggarkan dana untuk penerangan ini karena Desa Tambangan sering dilalui dan rawan terjadi kejahatan, seperti pencurian. Diharapkan dengan adanya lampu penerangan lingkungan ini, para pelaku kejahatan akan berpikir ulang. Dana yang digunakan sekitar Rp 157.500.000 yang berasal dari Dana Desa (DD) 2023,” ungkap Kepala Desa Imran Junaidi pada tanggal 8 Juni 2023.
Tidak hanya meningkatkan keamanan, penerangan ini juga memberikan manfaat lain bagi masyarakat setempat. “Sekarang Desa kami sudah terang. Penerangan ini juga untuk membantu warga kami saat hendak shalat ataupun petani yang pulang di malam hari,” tambah Kepala Desa.
Imran Junaidi berharap agar seluruh masyarakat dapat menjaga fasilitas lampu penerangan tersebut dan tidak merusaknya. Dengan memelihara lampu penerangan ini, Desa Tambangan akan tetap terang dan aman bagi seluruh warga.
Keputusan pemerintah untuk memasang lampu penerangan jalan ini meraih apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka menyadari bahwa lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan, mengingat sebelumnya jalan-jalan di desa tersebut sama sekali tidak memiliki pencahayaan.
“Alhamdulillah, permintaan masyarakat bisa terpenuhi. Semoga dengan adanya lampu penerangan jalan ini, tingkat kerawanan yang sebelumnya dilaporkan dapat berkurang dan memudahkan aktivitas masyarakat,” ujar Hasan, salah satu warga yang merasa senang dengan inisiatif ini. (Sugi)






