Jakarta – Mi instan merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Rasanya yang lezat serta cara penyajiannya yang praktis menjadikannya pilihan utama saat lapar melanda. Selain itu, mi instan yang berbahan dasar tepung juga menjadi sumber karbohidrat alternatif selain nasi.
Namun, di balik kelezatannya, mi instan sering dikategorikan sebagai makanan kurang sehat. Kandungan kalorinya cukup tinggi, serta mengandung bahan pengawet dan kadar natrium yang berlebihan.
Meskipun sudah tinggi karbohidrat, banyak orang tetap mengonsumsi mi instan bersama nasi atau lauk lainnya. Padahal, tidak semua bahan makanan cocok dikombinasikan dengan mi instan. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan mi instan karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan:
- Nasi
Mengonsumsi nasi bersama mi instan sudah menjadi kebiasaan umum di Indonesia. Kombinasi ini memang memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, sebenarnya hal ini tidak disarankan.
Baik mi instan maupun nasi sama-sama kaya akan karbohidrat. Mengonsumsi keduanya secara bersamaan dalam jumlah besar dapat meningkatkan asupan kalori secara drastis dan berisiko menyebabkan kenaikan berat badan.
- Kerupuk
Kerupuk sering dijadikan pendamping mi instan karena memberikan sensasi renyah yang menggugah selera. Namun, menambahkan kerupuk ke dalam mi instan juga tidak dianjurkan.
Baik mi instan maupun kerupuk mengandung kadar karbohidrat dan lemak yang cukup tinggi. Selain itu, keduanya juga mengandung monosodium glutamat (MSG) dalam jumlah besar, yang dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik jika dikonsumsi berlebihan.
- Kornet dan Keju
Kombinasi mi instan dengan kornet dan keju memang menggoda. Namun, tanpa disadari, perpaduan ini dapat meningkatkan asupan kalori serta lemak jenuh secara berlebihan.
Mi instan dan kornet termasuk makanan olahan yang melalui proses pengawetan panjang. Konsumsi makanan olahan secara berlebihan dapat memicu peradangan serta meningkatkan risiko penyakit kronis.
Sementara itu, keju memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Jika dikombinasikan dengan mi instan yang sudah mengandung minyak, hal ini dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh dan berisiko menaikkan berat badan.
Pilihan yang Lebih Sehat
Agar lebih sehat, sebaiknya mi instan dikombinasikan dengan bahan makanan bergizi seperti sayuran, telur, atau daging tanpa lemak. Selain menambah nutrisi, bahan tambahan ini juga membuat mi instan lebih seimbang untuk dikonsumsi.
Dengan memperhatikan kombinasi makanan, kita bisa tetap menikmati mi instan tanpa mengorbankan kesehatan.(BY)






