Pasbar  

Bupati Pasbar Lantik Bamus Nagari, Ini Pesan yang Disampaikan

Pasbar, fajarharapan.id – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, melantik Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Koto Tangah dan Nagari Koto Tuo Kecamatan Koto Balingka untuk periode 2023-2029, Selasa (6/6).

Anggota Bamus Nagari Koto Tangah yang dilantik adalah Afrizon (mewakili Jorong Lubuk Gadang), Natrizal Hasibuan (mewakili Jorong Ulu Simpang), Waston (mewakili Jorong Labuai), Omsan Hidayat (mewakili Jorong Tamiang Ampalu), dan Eli Siswati (mewakili perempuan).

Sementara itu, anggota Bamus Koto Tuo yang dilantik antara lain Yuzirman (mewakili Jorong Setia Baru), Dapril (mewakili Jorong Air Balam), Erisaldi (mewakili Jorong Batas Tarok), Yessi Pratiwi Putri (mewakili perempuan), dan Yulisman (mewakili Jorong Kampung Randah).

Pada kesematan itu, Bupati Hamsuardi menekankan pentingnya peran Bamus dan memberikan ucapan selamat kepada anggota Bamus yang baru dilantik.

Ia berharap agar Bamus bekerja dengan dedikasi terbaik sesuai dengan amanah dan cita-cita terbaik untuk Nagari Koto Tangah dan Nagari Koto Tuo.

“Masa jabatan Bamus berlangsung selama 6 tahun. Kuatkan hati, teguhkan iman, dan semangat dalam menjalankan tugas dengan penuh pengabdian,” ujar Hamsuardi.

Bupati juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh anggota Bamus, seperti program unggulan “Magrib Mengaji” dan “Tahfidz Al-Qur’an” yang membutuhkan dukungan masyarakat Pasbar.

Selain itu, penting untuk menjaga ketertiban, menciptakan inovasi baru, mengendalikan laju inflasi dengan memanfaatkan pekarangan rumah, dan sebagainya.

“Buatlah inovasi dan terobosan baru dalam meningkatkan pendapatan nagari. Juga perlu dilakukan pembinaan olahraga, seperti menyediakan lapangan voli dan sepak bola, serta mengadakan senam setiap minggu pagi,” ujarnya.

Menurutnya, masalah mahalnya bahan pangan dapat diatasi dengan pembuatan kolam ikan, penanaman cabai, bawang, dan sayur mayur di lingkungan rumah.

Selain itu, sangat penting untuk mengatasi berbagai masalah yang dapat merusak masa depan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pencurian, judi, dan sebagainya yang harus ditangani oleh anggota Bamus Nagari. (By Roni)