Padang, fajarharapan.id – Setidaknya 39 Mahasiswa asal Vietnam dan Kamboja berkunjung ke Universitas Andalas ( Unand) Limau Manis Padang.
Mahasiswa ini menjalani studi selama satu bulan di Unand dan kembali ke Negara masing-masing pada 28 Juni 2023.
Mereka disambut oleh Civitas Akademika Unand dan diawali dengan digelarnya acara yang bertajuk “Inbound Student from Vietnam dan Cambodia 2023”.
Kemudian diisi dengan kuliah umum bersama Dr. Sawirman, M.Hum, dengan tema, “Languange and Culture For Basic Survival In Padang, West Sumatra, Indonesia”
Hal ini dibenarkan Wakil Rektor I Unand Prof. Mansyurdin, didampingi Direktur Pendidikan dan Pembelajaran Unand Dr. Nur Afrainin Syah. Ph.D, usai menyambut kedatangan mahasiswa Vietnam dan Kamboja di Convention Hall Unand, Selasa 06/06/2023).
Menurut Prof, Mansyurdin, kunjungan mahasiswa Internasional ini, salah satu indikator kriteria World Class University (WCU) (universitas kelas dunia) dan adanya
mahasiswa Internasional yang belajar di Unand dalam periode tertentu. “Maksimal 30 persen,” imbuhnya.
Ada tiga kreteria dalam program mendatangkan mahasiswa Internasional ini, yaitu mahasiswa asing yang kuliah penuh hingga tamat, ada yang belajar dalam periode satu hingga beberapa bulan, namun juga ada yang mingguan (summer course).
Labih lanjut, Prof. Mansyurdin mengatakan, program imi tidak berpatok kepada lama proses training, tetapi bagaimana pula keberadaan mereka bisa berdampak terhadap iklim kampus.
“Disisi lain bagaimana mahasiswa Unand dan mahasiswa asing itu, bisa berinteraksi secara terbiasa dengan dosen,” katanya.
Jika hanya untuk menjalankan program bersifat pendidikan, tentu akan membuat jenuh peserta mahasiswa asing ini.
“Maka Unand pun kata Prof Mandyurdin, mencoba memberi variasi dalam setiap agenda yang telah disusun. Selain belajar sesuai program studi, mahasiswa asing ini juga diajarkan Bahasa Indonesia, menari, memasak, mengunjungi tempat wisata dan mengenal lebih dalam tentang budaya Minangkabau,” katanya.
Sementara itu Direktur Pendidikan dan Pembelajaran Unand Dr. Nur Afrainin Syah. Ph.D menambahkan, melalui kegiatan training mahasiswa asing kali ini, diikuti 11 Universitas, yakni dari Kamboja sebanyak 9 Universitas dan 2 dari Univerditas di Vietnam.
Dari 39 mahasiswa asing ini, mereka berasal dari berbagai fakultas, seperti fakultas teknologi pertanian, MIPA, teknik, farmasi, Fisip dan fakultas kedokteran.
“Dengan totalnya ada 11 fakultas,” jelas Nur.
Dalam tahun 2024 ini sudah ada sekitar 105 mahasiswa asing yang mengikuti kegiatan di Unand mayoritas, mahasiswa yang datang dari Negara Malaysia, karena memang sesuai dengan program mereka di sana.
Dengan adanya program ini, tutur Dr.Afrainin Syah. Ph.D
maka akan ada ide-ide baru yang muncul dan adanya interaksi antara mahasiswa Unand dan mahasiswa asing.
Setidaknya ke depan, terwujud suatu jalinan komunikasi dan diharapkan bisa berlanjut dengan kerjasama di bidang penelitian atau kerjasama dibidang lainnya.
Dalam program ini, Pendidikan dan Pembelajaran Unand juga dibantu UPT Bahasa Unand, terkait kegiatan pengenalan Bahasa, Budaya Minangkabau, Sejarah, Makanan, Sastra hingga destinasi wisata yang ada di Sumbar.
“Kami juga kontrak dengan sanggar, yang nantinya mahasiswa asing ini ikut memainkan alat musik tradisional, menari dan juga ada sesi memasak masakan khas Minangkabau. Selain itu juga akan dibawa ke Hutan Biologi Unand. Jadi tidak monoton di kelas. Kemudian, para mahasiswa asing ini juga akan didistribusikan ke prodi-prodi yang relevan dengan jurusan mereka, ucapnya.
Ditempat yang sama, salah seorang mahasiswa asal An Giang University Vietnam, dalam sambutannya mengaku senang bisa terpilih untuk belajar di Unand.
“Diapun juga memuji keindahan alam tempat lokasi Unand berdiri. Selain itu dia juga tidak sabar untuk mulai menimba ilmu, pengetahuan dan mendapatkan pengalaman dari seni dan budaya dengan beragam keunikan yang ada di Sumatera Barat,” harapnya.(*)






