Kotim  

Kotim Gencar Kampanyekan Sekolah Sehat

Murid SD

Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) gencar mengampanyekan sekolah sehat guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik.

Dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Nomor: 421.1/2465/SET/2023 tentang Pengelolaan Kampanye Sekolah Sehat, Dinas Pendidikan mendorong sekolah untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dan peserta didik.

Surat tersebut ditujukan kepada Koordinator Pendidikan Wilayah Kecamatan, Pengawas SD, Pengawas SMP, Penilik Satuan PAUD PNF, kepala satuan PAUD, kepala Sekolah Dasar, kepala Sekolah Menengah Pertama, serta kepala SKB dan PKBM se-Kabupaten Kotawaringin Timur.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Irfansyah di Sampit, Senin (5/6/2023) menyatakan, kesehatan sekolah dan kesehatan peserta didik merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan mewujudkan visi Pendidikan Indonesia melalui implementasi Merdeka Belajar.

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pembelajaran jarak jauh dari rumah menggunakan teknologi digital atau online telah mengubah kebiasaan dan pola hidup peserta didik. Dampak yang lebih jauh adalah masalah kesehatan peserta didik, seperti kurangnya aktivitas fisik, gaya hidup yang tidak sehat dalam makan dan minum, kebersihan diri yang kurang terjaga, potensi terserang berbagai penyakit, dan masalah kesehatan lainnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) telah meluncurkan Kampanye Sekolah Sehat (KSS) pada 23 Agustus 2022. KSS merupakan upaya bersama melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik dari lintas Kementerian dan Lembaga, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud.

Muhammad Irfansyah menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan secara holistik di satuan pendidikan. Diperlukan berbagai upaya dalam rangka peningkatan status kesehatan sekolah dan kesehatan peserta didik.

Rencana Aksi Nasional Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Tahun 2022 telah menetapkan strategi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak usia sekolah dan remaja terkait delapan isu kesehatan remaja, sejalan dengan upaya Pembinaan dan Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). (audy)