5 Makanan yang Harus Dihindari Bersamaan dengan Ubi

Ubi
ilustrasi

Jakarta Ubi tidak hanya berfungsi sebagai alternatif pengganti beras, tetapi juga memiliki banyak kegunaan dalam berbagai jenis masakan. Namun, penting untuk diingat bahwa ada beberapa kombinasi makanan yang sebaiknya dihindari saat mengonsumsi ubi.

Ubi kaya akan karbohidrat dan serat, serta memiliki warna oranye cerah yang menandakan kandungan beta karoten yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Selain itu, serat dalam ubi juga mendukung pencernaan dan kesehatan jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol.

Makanan yang Harus Dihindari Bersama Ubi

Meskipun banyak manfaat yang ditawarkan, Anda harus berhati-hati dalam mengombinasikan ubi dengan bahan pangan lainnya. Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya tidak dimakan bersamaan dengan ubi, berdasarkan berbagai sumber:

1. Sayuran Hijau 

Ubi mengandung oksalat yang tinggi, yang dapat menyebabkan batu ginjal akibat penumpukan kalsium oksalat. Menurut Eating Well, penumpukan ini adalah penyebab utama batu ginjal. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsi ubi dengan makanan lain yang juga tinggi oksalat, seperti kacang almond, kedelai dan produk turunannya, bit, serta sayuran hijau.

2. Kembang Kol  

Jika Anda sering mengalami kentut setelah makan ubi, ini mungkin menunjukkan bahwa ubi dapat memicu gas dalam saluran pencernaan. Gas yang terbentuk bisa terjebak di perut dan menyebabkan kembung. Menurut Livestrong, ubi mengandung mannitol, jenis gula yang mudah terfermentasi. Fermentasi mannitol dapat menghasilkan gas, yang mungkin terakumulasi dan menyebabkan kembung. Mannitol juga ditemukan pada kembang kol, jamur, semangka, dan seledri, sehingga perlu diperhatikan jika Anda memiliki riwayat irritable bowel syndrome (IBS) atau gangguan pencernaan lainnya.

3. Mentega

Bagi yang sedang menjalani diet, ubi bisa menjadi sumber karbohidrat yang kaya serat. Namun, mengombinasikannya dengan bahan tinggi kalori lain, seperti mentega, tidak disarankan. Meskipun ubi dan mentega bisa sangat lezat, perhatikan porsi penggunaannya, karena satu sendok makan mentega mengandung sekitar 100 kalori. Menambahkan keju parut juga akan meningkatkan jumlah kalori secara signifikan.

4. Singkong Rebus

Makanan yang direbus sering dianggap lebih sehat karena menghindari konsumsi lemak jenuh yang berlebihan. Memilih ubi rebus dibandingkan dengan ubi goreng tepung adalah keputusan yang baik. Namun, sebaiknya tidak mengonsumsinya bersamaan dengan singkong rebus, terutama jika tanpa memperhatikan porsi. Ubi rebus ukuran medium mengandung sekitar 114 kalori, sedangkan singkong rebus mengandung 191 kalori per 100 gram.

5. Konsumsi Ubi Berlebihan

Terlalu banyak mengonsumsi ubi bisa berisiko menyebabkan keracunan, khususnya keracunan vitamin A. Ubi jalar berwarna oranye tinggi akan vitamin A. Menurut Times of India, gejala keracunan vitamin A meliputi sakit kepala dan ruam merah pada kulit. Asupan vitamin A yang berlebihan dalam jangka panjang juga dapat mengakibatkan masalah seperti rambut kasar, rontok, bibir pecah, serta kulit kasar dan kering.(des*)