Washington DC – Presiden AS Joe Biden telah menghubungi mantan Presiden Donald Trump melalui telepon setelah terjadi upaya pembunuhan terhadap calon presiden Partai Republik 2024 tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Pers Senior Gedung Putih, Emilie Simons, awal pekan ini.
“Presiden Biden baru saja berbicara dengan mantan Presiden Trump dan menyatakan rasa syukurnya bahwa Trump dalam keadaan aman,” jelas Simons melalui akun media sosial X pada Senin (16/9/2024).
Dikatakan bahwa percakapan antara Biden dan Trump berlangsung dengan hangat, dan Trump menyampaikan terima kasih atas perhatian Biden.
Pada hari Minggu (15/9/2024) waktu AS, Trump kembali menjadi target percobaan pembunuhan. Penembakan terjadi di sekitar kediaman Trump di Florida, namun ia tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.
Dinas Rahasia AS merespons dengan menembak ke lokasi yang diduga sebagai tempat penembak, yang berada dekat lapangan golf tempat Trump berada. Polisi telah menangkap Ryan Routh sebagai tersangka terkait insiden ini, dan Jaksa AS mendakwanya dengan dua pelanggaran terkait senjata api.
Kejadian ini hampir dua bulan setelah penembakan sebelumnya oleh Thomas Matthew Crooks (20) yang menargetkan Trump saat kampanye di Butler, Pennsylvania. Dalam insiden tersebut, Trump mengalami luka ringan di telinga kanan. (des)






