Padang, fajarharapan.id – Sales Area Manager (SAM) Pertamina Cabang Sumatera Barat, Narotama Fazri, menegaskan bahwa informasi tentang pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite berdasarkan merk kendaraan dan kapasitas mesin adalah tidak benar. Hingga saat ini belum ada regulasi dari pemerintah yang mengatur pembatasan semacam itu.
“Berita yang menyebutkan adanya pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan jenis dan kapasitas kendaraan adalah berita bohong. Pemerintah belum mengeluarkan kebijakan semacam itu,” ujar Narotama pada acara klarifikasi dan informasi kebijakan BBM yang berlangsung di kantor PWI Sumatera Barat, Selasa (10/9/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, Sekretaris PWI, Firdaus Abie, serta sejumlah pengurus PWI dan wartawan dari berbagai media. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai kebijakan BBM terbaru dan mengatasi berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat.
Narotama menegaskan bahwa Pertamina tetap berkomitmen untuk menyediakan pasokan BBM, termasuk Pertalite, secara merata. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi untuk informasi yang akurat.
“Pertamina sedang memantau distribusi BBM secara menyeluruh dan bekerja sama dengan pemerintah serta pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan BBM bersubsidi dengan baik,” tambahnya.
Widya Navies, Ketua PWI Sumbar, menghargai usaha Pertamina dalam memberikan klarifikasi. Ia menilai pentingnya informasi yang jelas agar masyarakat tidak bingung. Widya juga menekankan peran media dalam menyebarluaskan informasi yang benar.
Pertemuan di kantor PWI Sumbar ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana wartawan mengajukan berbagai pertanyaan tentang kebijakan BBM dan langkah-langkah Pertamina dalam mengelola distribusi. Naro dan tim Pertamina memberikan jawaban yang mendetail untuk menjelaskan kebijakan terbaru.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat akan lebih memahami situasi terkait BBM dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak berdasar. Pertamina berkomitmen untuk memberikan informasi yang tepat dan menjaga kualitas pelayanan bagi konsumen.(ab)






