Solsel  

33,2 Ton Beras Bantuan di Salurkan ke Masyarakat

Solsel, fajarharapan.id —– Puluhan ton bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) periode ke-II di serahkan Pemkab Solok Selatan di Kecamatan Sangir Batang Hari (SBH), beras bantuan ini diperuntukkan untuk 3 bulan masa penerimaan dari April hingga Juni 2024.

“Sebanyak 30 kg per KK Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan jatah beras cadangan pemerintah di SBH, dengan jumlah KPM sebanyak 1.107 KK. Total bantuan pangan yang disalurkan sebanyak 33.210 kg,” kata Bupati Solsel, Khairunas, Rabu (12/5/2024). 

Dia menegaskan tentang pentingnya komitmen bersama, baik dari tingkat jorong, nagari hingga kecamatan untuk mengatasi ketahanan pangan.

“Bantuan yang disalurkan tersebut melewati proses yang panjang, dimulai dari pendataan di tingkat jorong, wali dan camat kemudian dilaporkan ke Bapeda dan dilanjutkan ke sekretariat presiden,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa setiap pemangku kepentingan, wajib untuk mengevaluasi data penerima manfaat secara bertahap supaya bantuan-bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Kepada dinas terkait dan asisten untuk mengawasinya secara menyeluruh, Bupati instruksikan jangan sampai ada laporan bahwa penerima manfaat justru orang yang mampu.

“Sementara di sampingnya ada orang yang benar-benar membutuhkan malah tidak mendapatkan bantuan. Jangan sampai terjadi dilapangan,” pesannya.

Sebagai pimpinan daerah Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan masyarakat, dan hal itu perlu kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan bekerjasama sebagai super team.

Sementara, Camat Sangir Balai Janggo Mardison mengatakan, bantuan berupa beras yang disalurkan merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat yang mengalami kesulitan perekonomian.

Guna mendukung program bantuan tersebut, Mardison juga menyoroti komitmen bersama agar bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan.

“Proses pendataan telah dilakukan secara maksimal, transparan, dan kredibel, mulai dari tingkatan paling bawah,” jelasnya. (SDW)