Sumbar  

Kapolda Sumbar Diminta Usut Tuntas Kematian Afif Maulana, Puluhan Massa Gelar Unjuk Rasa

Aksi kembali unjuk rasa kembali terjadi di Polda Sumbar. Kali ini dukungan terhadap Polda Sumbar dalam kasus Afif Maulana dari Menyala Institute. (Foto: Dok. Radarsumbar.com)

Padang, fajarharapan.id – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Jaringan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) Sumatera Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumbar. Mereka menuntut keadilan atas dugaan penyiksaan yang menyebabkan kematian Afif Maulana, seorang remaja berusia 13 tahun yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Kota Padang, pada Minggu (9/6/2024) lalu.

Para aktivis mendesak Kapolda Sumbar untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas oknum polisi yang diduga terlibat. Mereka membawa spanduk dan berorasi menyampaikan kekecewaan serta tuntutan agar kasus ini segera diselesaikan dengan transparan dan adil.

Pada Jumat (28/6/2024) sore, aksi oleh sejumlah kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Menyala Institute. Mereka melakukan aksi damai di depan Mapolda Sumbar untuk mendukung upaya polisi dalam memberantas aksi kriminal seperti tawuran dan geng motor yang meresahkan warga Kota Padang.

“Kami mendukung Polda Sumbar untuk menindak tegas aksi-aksi begal, tawuran, dan geng motor yang terus meresahkan warga Kota Padang,” ujar Direktur Eksekutif Menyala Institute, Pandu Putra Utama, dalam orasinya. Ia juga menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Afif Maulana dan menegaskan dukungan moril terhadap Polda Sumbar dalam mengungkap kebenaran di balik kasus tersebut.

“Kami turut berduka atas meninggalnya Afif Maulana. Saat ini, kami mendukung secara moril Polda Sumbar untuk mengusut kejadian ini dan menunggu hasil penyelidikan dari Kompolnas,” tambah Pandu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulistyawan, menyambut baik dukungan moril dari masyarakat. Ia mengapresiasi langkah Menyala Institute yang mendukung kepolisian dalam memerangi kejahatan jalanan dan menjamin keamanan di Kota Padang.

“Kami berterima kasih atas dukungan moril dari masyarakat. Polda Sumbar berkomitmen untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Afif Maulana dan terus memerangi aksi begal, tawuran, serta geng motor yang meresahkan masyarakat,” ujar Kombes Dwi.