Pemko Pariaman Kembali Kirim 5 Pemuda Ikuti Pelatihan Gratis BBPVP Kementerian Tenaga Kerja di Medan

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker), kembali kirim sebanyak 5 pemuda ikuti pelatihan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Sumatera Utara.

Keberangkatan kelima pemuda mengikuti pelatihan di BBPVP dibawah Kementerian Tenaga Kerja di Kota Medan itu, dilepas Kepala DPMPTSP Gusniyetti Z di Kawasan Perkantoran Pemko Pariaman, Karan Aur, Kota Pariaman, Rabu (26/6/2024) pagi.

Kelima Pemuda asal Kota Pariaman yang mengikuti pelatihan secara gratis itu, kata Kepala Gusniyetti Z melalui Pengantar Kerja Fungsional Bidang Naker DPMPTSP, Lufi, ST yang ditemui fajarharapan.id di Kantor Mall Pelayanan Publik Kota Pariaman, Rabu (26/6/2024), merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pemko Pariaman dengan BBPVP Kementerian Tenaga Kerja di Kota Medan sebelumnya.

“Kelima pemuda yang mengikuti pelatihan gratis selama sebulan atau lebih. Itu tergantung dari Jam Pelatihan. Setidaknya, minimal sebanyak 280 Jam Pembelajaran Pelatihan yang disediakan pihak BBPVP Medan” terang Lufi.

Lufi sebutkan ada 3 (tiga) Bidang yang diikuti pelatihan dari kelima orang Kota Pariaman ini. Yakni 1 orang Jurusan Las, 2 orang Jurusan Kabinet Meking, dan 1 orang perempuan Jurusan Gambar Sket Hap.

“Mereka yang lolos tersebut, berdasarkan panggilan dari hasil seleksi pihak BBPVP Medan. Sedangkan untuk mengikuti pelatihan pengolahan makanan, tidak ada yang dipanggil kesana” jelas Lufi.

Ia menambahkan, untuk mendapatkan pelatihan gratis di BBPVP Medan itu, proses mendaftar secara online maupun seleksinya juga online. Bahkan, biaya keberangkatan peserta pelatihan ke BBPVP Medan ditanggung Pemerintah.

“Progam Pelatihan di BBPVP Medan, jauh hari sudah kita sosialisasikan kepada warga Kota dengan difasilitasi Pemko Pariaman melalui DPMPTSP” ungkap Lufi mengakhiri.

Sebelumnya, Pemko Pariaman telah sukses menyelenggarakan pelatihan skil mengelas yang bekerjasama dengan pihak ketiga di Batam, Kepulauan Riau. Mereka sudah bisa bekerja di Korea Selatan, Kalimantan dan sejumlah daerah di Indonesia.(ssc).