Sampit – Kaget ditemukannya teroris di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Pemkab Kotim ke depan meminta bantuan kepada organisasi keagamaan agar ikut mencegah paham radikal.
“Seperti beberapa waktu lalu semuanya dikagetkan adanya teroris di Sampit. Siapa yang menyangka sampai ada seperti itu. Makanya kami minta organisasi juga membantu pemerintah daerah mencegah ini,” kata Bupati Kotim, Halikinnor kepada wartawan di Sampit, Minggu (14/5/2023).
Menurutnya, untuk menghindari hal-hal yang serupa tidak terjadi lagi di Sampit, Halikinnor meminta kepada seluruh masyarakat, terutama organisasi keagamaan agar ikut berperan untuk mencegah paham radikal.
“Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat, terutama organisasi keagamaan ikut berperan aktif unuk mencegah paham radikal. Jika seandainya ada paham-paham radikal agar melapor ke pihak yang berwenang,” sarannya.
Halikinnor mengajak seluruh organisasi bersinergi dengan pemerintah daerah. Koordinasi dan komunikasi ini penting agar langkah bersama menjadi lebih efektif untuk menjaga kerukunan umat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR). (audy)






