Kotim  

SPBE Kotim Menunjukkan Peningkatan Signifikan dalam Pelayanan Publik

Untuk mendukung implementasi SPBE, Pemkab Kotim bekerja sama dengan PT Digitama Sinergi Indonesia, sebuah startup yang fokus pada konsultasi IT untuk pemerintah, dalam menyusun arsitektur dan peta perencanaan SPBE.

“Saat ini, kami fokus pada penyusunan arsitektur dan perencanaan SPBE untuk memastikan indikator-indikator yang telah dicapai dan yang perlu ditingkatkan,” kata Hendra.

Meskipun demikian, Hendra menegaskan bahwa tujuan utama dari evaluasi SPBE bukan hanya pada peningkatan nilai indeks, tetapi lebih pada dampak positifnya terhadap pelayanan publik yang lebih efisien dan efektif.

“Evaluasi SPBE melibatkan 47 indikator yang dilaksanakan setiap tahun oleh Kemenpan RB. Kami berharap bahwa evaluasi ini tidak hanya meningkatkan nilai indeks, tetapi juga memberikan dampak nyata di lapangan,” jelasnya.

Dalam proses evaluasi, tim Kemenpan RB akan melakukan pengecekan data dukung yang disampaikan oleh pemerintah daerah untuk memastikan implementasi SPBE di Kotim sesuai dengan realita lapangan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya untuk memperbaiki kendala-kendala yang ada, seperti regulasi yang mendukung dan perlunya audit untuk menjaga keamanan data online,” tambah Hendra.

Evaluasi ini juga menjadi gambaran implementasi SPBE di Kotim, yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (audy)