Sumbar  

Macet Parah di Malalak, Padang – Bukittinggi Ditempuh 10 Jam

Macet parah di Jalan Malalak
Macet parah di Jalan Malalak

“Perjalanan yang sungguh melelahkan,” ujar salah seorang warga Kota Padang Fatih Saadi dan Hanifa Azwa saat pulang kampung ke Bukittinggi untuk lebaran Idul Adha 1445 H, kepada media ini Minggu (16/6/2024)

“Dampak dari putusnya jalan di Lembah Anai sangat besar. Jalan alternatif yang kita gunakan sekarang tidak mampu menampung volume kendaraan, terutama truk dan mobil besar,” kata Fatih yang berdomisili di Kota Padang salah satu pengendara yang terjebak dalam kemacetan, Sabtu (15/6/2024) malam.

Selain itu, beberapa warga dan pengendara mengungkapkan keluhan mereka mengenai kurangnya informasi dan penanganan cepat terkait kondisi jalan. Banyak yang berharap adanya peningkatan dalam koordinasi dan komunikasi dari pihak berwenang.

“Kami berharap ada informasi yang lebih cepat dan akurat mengenai kondisi jalan. Ini akan sangat membantu dalam merencanakan perjalanan dan menghindari daerah yang macet,” kata seorang pengendara.

Dalam kemacetan parah tersebut tidak terlihat apparat yang berwenang untuk mengurai tumpukan mobil-mobil besar di jalan Lintas Malalak – Bukittinggi menjadi salah satu titik terparah kemacetan. Jalan kecil dan sempit juga salah satu penyebabnya. Masih untung para relawan warga sekitar membantu, untuk mengurai kemacetan.(ab)