Bukittinggi, fajarharapan.id – Perjalanan dari Padang ke Bukittinggi yang biasanya memakan waktu 2-3 jam kini menjadi sangat melelahkan, mencapai 10 jam. Kemacetan parah terdapat di Malalak – Bukittinggi. Truk dan mobil besar menjadi faktor signifikan dalam kemacetan total ini. Aparat terkait tidak terlihat untuk mengurai ratusan tumpukan kendaraan berbagai jenis tersebut.
Salah satu penyebab utama kemacetan ini adalah putusnya akses jalan di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Beberapa waktu lalu, jalan ini dihantam banjir lahar dingin dari Gunung Marapi, menyebabkan kerusakan yang signifikan transportasi putus total di wilayah tersebut.
Akibat dari kerusakan ini, jalan lintas Sicincin Malalak menjadi jalan salah satu jalan alternatif ini mengalami kemacetan total. Ratusan pengendara terjebak dalam kemacetan berjam-jam, menyebabkan keterlambatan yang tidak terduga dan ketidaknyamanan bagi banyak orang yang melakukan perjalanan antara Padang dan Bukittinggi dan sebaliknya serta daerah lainnya.






