Padang – Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar) tidak akan menghambat kebutuhan di daerah penyedia.
“Insya Allah tidak akan terganggu. Karena daerah penyedia ini juga memiliki cadangan energi,” ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar di Kabupaten Tanahdatar, Selasa.
Freddy menjelaskan bahwa sejak bencana lahar dingin dan tanah longsor melanda Provinsi Sumbar pada Sabtu (21/5) malam, distribusi energi seperti BBM dan elpiji terhambat ke beberapa daerah karena akses jalan nasional terputus.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut telah menyiapkan skema alternatif dengan memasok BBM dan elpiji yang sebelumnya berasal dari Teluk Kabung Kota Padang, kini dialihkan dari Sungai Siak, Dumai, Bengkulu, Sibolga, dan Jambi untuk didistribusikan kembali ke Kabupaten Agam, Bukittinggi, Tanahdatar, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Limapuluh Kota.
“Kita menggunakan cadangan energi dari daerah penyedia untuk memenuhi pasokan di daerah yang terdampak bencana sehingga tidak akan mengganggu kebutuhan di sana,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut rutin mendistribusikan sekitar 2.500 liter BBM per hari ke beberapa daerah yang terdampak bencana lahar dingin Gunung Marapi.
Selain memastikan pasokan BBM dan elpiji untuk kebutuhan masyarakat, Pertamina juga menjamin ketersediaan energi bagi alat berat yang digunakan dalam pemulihan bencana di daerah.
Terakhir, perusahaan BUMN tersebut juga memberikan bantuan kepada masyarakat di daerah terdampak bencana.(des)






