Sampit, fajarharapan.id – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor mengungkapkan apresiasi terhadap kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh pasukan TNI. Program ini dianggap memberikan manfaat yang signifikan bagi pembangunan daerah.
Dalam TMMD, berbagai program seperti pembukaan akses jalan dan pembangunan jembatan dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama di daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan TMMD.
Halikin mengatakan, Kegiatan TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 1015 Sampit sangat positif. Mereka membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan. Terlebih lagi, sasaran mereka adalah sentra produksi masyarakat yang masih terisolasi.
Menurutnya, pemerintah daerah terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk instansi vertikal, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotim. Sinergitas dan kolaborasi dengan TNI diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah.
“Kita ingin sinergitas ini mempercepat pembangunan daerah. Kegiatan ini juga dapat menghemat sumber daya, yang sangat berdampak,” ungkap Halikin, Rabu (8/5).
Pemkab Kotim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk pelaksanaan TMMD ke-120. Program ini akan mencakup kegiatan fisik dan nonfisik, bekerja sama dengan TNI, yang telah terbukti berhasil dalam TMMD sebelumnya.
“Hasilnya lebih maksimal daripada proses lelang. Misalnya, kita menganggarkan Rp1 miliar untuk perbaikan jalan. Dengan lelang, hanya akan mendapat sebagian kecil. Namun, TMMD memberikan hasil yang lebih optimal karena dilakukan secara gotong royong,” jelas Halikin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada TNI atas kontribusinya dalam pembangunan daerah, sambil berharap kegiatan serupa dapat ditingkatkan lebih lanjut untuk lebih bermanfaat bagi masyarakat di Bumi Habaring Hurung. (audy)






