Pelayanan CS BN Payakumbuh Kecewakan Nasabah

Payakumbuh, fajarharapan.id – Pelayanan Customer Service (CS) Bank Nagari (BN) Cabang Payakumbuh mengecewakan nasabah.
Hal ini disampaikan salah seorang nasabah BN berinisial HY bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Payakumbuh, pada wartawan fajar harapan, Selasa (14/5/2024).

Menurut HY sekitar pukul 10.30 WIB dirinya datang ke Bank Nagari Cabang Payakumbuh yang berkantor di depan Masjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh, untuk pelayanan pada CS dengan nomor antri 31.

Setelah menunggu antrian yang cukup lama. Tau tau CS yang bernama Ences memanggil salah satu nasabah yang antri nomor 31 menghadap dan melayaninya.

Karena saya tau, orang yang di panggil CS itu mengambil nomor antri setelah saya.  Kalau saya nomor antri 30 berarti yang dipanggil secara bisik bisik oleh CS itu nomor 31, jelas HY.

Menurut HY, dirinya kecewa dengan pelayanan salah seorang CS Bank Nagari. CS yang biasanya melayani nasabah dengan ramah dan penuh senyum, kini ternoda oleh seorang CS yang mengecewakan dan menyebalkan.

“Setelah CS tersebut, melayani nasabah antrian 31, saya menghampirinya dan menanyakan kenapa nomor antri 30 tidak didahulukan. Namun, tanpa merasa bersalah dan bersikap cuek CS yang bernama Ences berkata, ibuk tunggu panggilan saja, lalu ia pergi meninggalkan meja pelayanannya.

“Saya minta CS tersebut, mendapat teguran dari atasannya. Bank Nagari yang hidup dan berkembang oleh PNS, seharusnya melayani nasabah dengan sesuai aturan yang berlaku. Karena CS merupakan salah satu faktor terpenting untuk kemajuan sebuah bisnis dari sebuah perusahaan, pinta HY.

Sementara itu Wakil Pimpinan Bank Nagari Cabang Payakumbuh Herialsyahyubandi pada wartawan fajar harapan disela sela istirahat siang di ruang kerjanya mengatakan, “saya minta maaf atas ulah dari staf saya. Nanti, saya akan panggil dan diberi teguran katanya”.

Diakui Pak Adek panggilan akrap Wakil Pimpinan BN itu, biasanya dalam pelayanan ada kalanya mendahulukan nasabah lain, seperti nasabah hamil, orang tua renta dilayani secara prioritas. Tapi, harus meminta izin pada nasabah nomor antri sebelumnya.

“Kita tetap memberi kenyamanan pada nasabah, kita punya aturan dan etika, apalagi selaku orang Minang. Nasabah itu diutamakan pelayanannya, tambahnya Pak Adek lagi. (zik)