Painan, fajarharapan.id – Sejumlah tempat di Kabupaten Pesisir Selatan Blankspot alias tidak ada jaringan internet,hal ini disampaikan oleh Kabag Ops Polres Pessel, Kompol Allan Budi Kusuma, S.I.K melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan jajaran Diskominfo Pessel, Rabu (24/1) dan diterima langsung oleh Kadis Kominfo Wendi, Sekretaris, Hasrul Sani, Kabid Aptika Syafruddin,dan Kabid IKP, Wildan.
“Hasil temuan kami di lapangan ditemukan sejumlah titik atau area yang tidak memiliki akses internet dan sinyal alias blankspot. Bersama pak Kapolres AKBP Novianto Taryono, S.H, S.I.K kami melakukan giat kelapangan dan dan ditemukan 39 titik rencana lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), tidak ada jaringan internet sehingga ini perlu dicarikan solusinya,” ujar Allan.
“Data yang disampaikan pak Kabag Ops hampir persis sama dengan data Kominfo yaitu kondisi tampa sinyal ini terdapat di 8 Kecamatan dan hampir 19 Nagari atau Kampung se Kabupaten Pesisir Selatan, “jelas Wendi.
Kepala bidang Aplikasi dan Informatika Pessel Syafruddin mengatakan bahwa lokasi -lokasi tersebut memang sudah diusulkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia beberapa tahun terakhir untuk mendapat akses pelayanan dari BAKTI.
“Namun sampai saat ini masih dalam tahap pengusulan dan kita masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Kominfo, “ujarnya.
Terkait waktu pelaksanaan pemilu semakin dekat maka secara umum 182 kantor walinagari di Pessel sudah terjangkau jaringan internet dan TPS yang blankspot tersebut bisa memanfaatkan fasilitas Internet Nagari.
Sementara itu terpisah saat dihubungi Anggota DPRD Pessel dari fraksi PAN, Novermal Yuska juga berharap agar BAKTI Kementerian Kominfo untuk segera merealisasikan BTS, sehingga tidak ada lagi Kampung yang tidak mendapat layanan komunikasi.
” Kita berharap layanan publik berbasis digital yang digaungkan pemerintah betul -betul didukung dengan infrastruktur yang sampai ke pelosok,” tambahnya.(YT)






