Pasaman, fajarharapan.id – Bupati Pasaman, Sabar AS, secara resmi meresmikan Gedung Kantor Wali Nagari Cubadak Barat di Koto Baru, Kecamatan Dua Koto. Peristiwa ini menandai keberhasilan Cubadak Barat sebagai nagari pemekaran pertama di Kabupaten Pasaman yang berhasil mendirikan gedung kantor wali nagarinya, Rabu (23/1/24).
Bupati Sabar AS menyatakan apresiasi terhadap kemajuan Cubadak Barat, yang berhasil melampaui 25 nagari pemekaran lainnya di Kabupaten Pasaman. Hal ini merupakan bukti komitmen yang kuat dari Wali Nagari beserta Badan Musyawarah (Bamus), yang didukung sepenuhnya oleh masyarakat setempat.
Dalam pidatonya, Bupati Pasaman mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi masyarakat Cubadak Barat yang telah menyumbangkan tanah untuk pembangunan kantor wali nagari. Bahkan, terdapat empat lokasi yang ditawarkan, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan ini.
Bupati juga menyoroti prestasi membanggakan berupa gedung Kantor Wali Nagari yang megah di Cubadak Barat, sedangkan nagari-nagari pemekaran lain masih menggunakan bangunan lama. Dengan bangunan baru ini, Cubadak Barat kini setara dengan nagari lainnya di Kabupaten Pasaman.
Bupati berharap bahwa dengan kehadiran kantor yang baru, Wali Nagari dan perangkatnya akan mendapatkan semangat baru untuk mengakselerasi pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wali Nagari Cubadak Barat, Kesria Novi, menjelaskan bahwa pembangunan gedung kantor dimulai pada tahun 2023, menggunakan dana ADD nagari sebesar Rp. 400 juta dan tanah yang dihibahkan oleh masyarakat. Ia berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pasaman atas dukungan dalam proses pemekaran nagari dan pembangunan kantor.
Baik Wali Nagari maupun Ketua Badan Musyawarah Nagari (Bamus), Doni Febriantama, menegaskan tekad mereka untuk bekerja lebih maksimal dalam memfasilitasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Peresmian kantor wali nagari di pinggir jalan Koto Baru, arah ke Lanai, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala OPD Pemkab Pasaman, Camat beserta forkopimca Dua Koto, Kepala KUA, Korwil Pendidikan, Pimpinan Puskesmas, serta wali nagari se-kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. (spa)






