Painan, fajarharapan.id – Forum Ikatan wanita pengusaha Indonesia (IWAPI) mengadakan pertemuan dalam rangka merealisasikan program kerja KIAT (kemitraan Indonesia Australia untuk infrastruktur) pada program Hibah GESIT atau kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam insfratruktur di Kabupaten Pesisir Selatan dengan melaksanakan kegiatan riset tentang uji kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukungnya di FLLAJ Dinas Perhubungan Pessel Rabu (17/1/2024).
Kegian ini bertujuan menciptakan Fasilitas Pelayanan Publik yang harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan (Perempuan dan penyandang Disabilitas sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Sekretaris Bappedalitbang, Diskominfo, PUPR, Kabag umum Sekdakab, Disparpora, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pengurus Masjid Samudra Illahi, Walinagari Painan Selatan dan beberapa perwakilan OPD lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Pessel Syafrijoni membuka secara resmi kegiatan persiapan Riset aksi dan Kajian tentang partisipasi Perempuan tentang kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukungnya.
Syafrijoni dalam sambutannya mengatakan Riset Aksi dan kajian tentang partisipasi Perempuan di Kabupaten Pesisir Selatan yang dilaksanakan oleh IWAPI dan PPDI diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan Infrastruktur yang inklusif di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas sudah menjadi kewajiban kita semua.” pungkasnya
Ketua IWAPI Pessel Cici Gamiaci dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dalam acara tersebut dan mengatakan bahwa hasil riset menjadi acuan untuk memperbaiki fasilitas pelayanan publik agar dapat diakses oleh semua orang termasuk kelompok rentan.
Adapun tanggapan beberapa perwakilan OPD yang hadir mengenai riset aksi tentang uji kelayakan fasilitas jalan dan sarana pendukungnya,semua menyetujui dan mendukung kegiatan ini dan pada hari berikutnya dilanjutkan kembali dengan kegiatan survey kelokasi Riset jam 8.30 di kawasan wisata Carocok Painan ke jalan menuju puncak langkisau, Taman Pantai carocok, Masjid Terapung, jalan menuju Anggar penyebrangan pulau Cingkuak dan Gedung PCC (Painan Convention Center) yang dilaksanakan selama 3 hari.
“Perlu adanya kebijakan pemerintah daerah yang mendukung pembangunan infrastruktur yang dapat menunjang aksesibilitas bagi kelompok rentan (Perempuan dan penyandang disabilitas).(YT)






