Jakarta – Tesla tidak lagi menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, posisinya kini digantikan oleh perusahaan asal China, BYD.
Berdasarkan data penjualan yang dirilis pada Selasa, 2 Januari 2024, pabrikan mobil berbasis di Amerika Serikat yang dimiliki oleh Elon Musk berhasil mengirimkan 484.507 kendaraan pada kuartal IV-2023, menunjukkan peningkatan lebih dari 11% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Meskipun demikian, peningkatan ini tidak cukup untuk mempertahankan dominasi Tesla sebagai produsen dan penjual kendaraan listrik berbaterai terbesar di dunia. BYD, pesaing asal China, melaporkan penjualan sebanyak 526.409 kendaraan untuk periode yang sama, menggantikan posisi Tesla.
Data ini menunjukkan tantangan yang mungkin dihadapi oleh Tesla tahun ini, mengingat meningkatnya permintaan kendaraan listrik yang juga dimanfaatkan oleh pesaing-pesaingnya.
Saham Tesla mengalami penurunan setelah pengumuman ini, meskipun akhirnya kembali menguat, seperti dilaporkan oleh VOA Indonesia pada Kamis, 4 Januari 2024.
Selain unggul dalam penjualan kendaraan listrik murni, BYD juga berhasil menjual lebih dari 400 ribu kendaraan listrik hibrida plug-in pada kuartal keempat. Secara total, BYD berhasil menjual lebih dari tiga juta kendaraan penumpang selama tahun lalu.
Meskipun demikian, Tesla masih mempertahankan posisinya sebagai penjual kendaraan listrik terlaris setiap tahunnya, dengan mengirimkan lebih dari 1,8 juta kendaraan kepada pelanggan hingga bulan Desember, jumlah yang jauh melampaui penjualan BYD yang hanya sedikit di bawah 1,6 juta.(BY)






