Sport  

Peringatan Mi Instan Shin Tae-yong di Vietnam, Sorotan Terhadap Kedisiplinan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengeluarkan peringatan keras usai insiden mi instan.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengeluarkan peringatan keras usai insiden mi instan

Timnas IndonesiaMedia Vietnam menyoroti peringatan yang diberikan oleh Shin Tae-yong kepada para pemain Timnas Indonesia setelah terungkap bahwa beberapa di antara mereka makan mi instan selama pemusatan latihan (TC) di Antalya, Turki. Menurut media tersebut, mi instan memang merupakan jenis makanan yang akrab bagi masyarakat Asia.

Pekan ini, pencinta sepakbola Indonesia dikejutkan dengan tindakan Witan Sulaeman yang memasak mi instan di kamar hotelnya. Hal ini terungkap melalui konten Instagram Marselino Ferdinan.

Diketahui bahwa mi instan memiliki dampak buruk pada kesehatan dan kondisi fisik para pemain. Keduanya menjadi sorotan karena dianggap tidak menghormati rekan-rekan setim mereka selama TC di Turki.

Shin disebut langsung memanggil semua pemain dan memberikan peringatan keras. Media Vietnam Cuoi Tuotrie menyoroti peristiwa tersebut dengan judul artikel, “Pelatih Indonesia Shin Tae-yong dengan Tegas Ingatkan Pemainnya Soal Mi Instan di Kamar Hotel,” seperti dikutip pada Sabtu (30/12/2023).

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengklarifikasi bahwa Shin telah memberikan peringatan kepada para pemain. Dia menyatakan bahwa kedua pemain tersebut sengaja membuat konten tersebut hanya untuk bercanda.

“Pelatih Shin Tae-yong sudah memberi peringatan kepada pemain-pemain ini. Mereka mengaku itu hanya untuk bercanda,” kata Amali.

Lebih lanjut, kader Partai Golkar itu menegaskan bahwa asupan gizi, nutrisi, dan menu makanan untuk pemain selama TC Timnas Indonesia tetap menjadi perhatian. Dengan demikian, diharapkan mereka tidak akan lagi menyentuh mi instan.

Pemain Timnas Indonesia diingatkan untuk menjaga asupan makanan mereka mengingat tantangan berat yang akan dihadapi dalam Piala Asia 2023. TC ini diadakan untuk menyiapkan fisik dan taktik mereka menghadapi turnamen tersebut.(BY)