Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan bahwa pemerintah secara resmi melanjutkan proyek kereta cepat hingga Surabaya.
Menurut Menhub, jika proyek kereta cepat ke Surabaya berhasil selesai, perkiraan waktu perjalanan dari Jakarta ke Surabaya hanya akan memakan waktu dua jam.
Dengan waktu tempuh tersebut, Menhub menyatakan bahwa ini akan meningkatkan efisiensi waktu yang diperlukan oleh masyarakat.
Menhub juga menyampaikan bahwa pendanaan untuk melanjutkan proyek kereta cepat hingga Surabaya akan dilakukan dengan skema pembiayaan Creative Financing.
“Kami akan melakukan Creative Financing bersama-sama dengan pihak yang mengusulkan desain terbaik melalui tender, dan pemenang tender akan dipilih,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah menyatakan bahwa rencana pemerintah untuk melanjutkan proyek kereta cepat hingga Surabaya sudah dipastikan akan dilaksanakan. Saat ini, proyek kereta cepat baru mencapai Bandung.
Luhut menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah mencapai perjanjian dengan China saat kunjungan ke negara tersebut untuk bekerja sama dalam proyek kereta cepat hingga Surabaya.
“Saya mendengar bahwa perjanjian dengan China sudah berjalan, bahkan bunganya jauh lebih murah daripada tawaran negara lain,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @luhut.pandjaitan.
Pemerintah memilih melanjutkan kerjasama dengan China karena teknologi yang digunakan telah teruji dan China memiliki pengalaman dalam proyek serupa.(BY)






