Stok Pangan Strategis Terpenuhi, Bapanas Pastikan Ketersediaan Aman Jelang Nataru

Stok pangan aman jelang Nataru.
Stok pangan aman jelang Nataru

Jakarta Bapanas Memastikan Stok Pangan Strategis Terpenuhi Jelang Nataru

Badan Pengawas Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok pangan strategis untuk masyarakat tercukupi dan dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan fokus pada ketersediaan stok dan harga pangan menjelang Nataru tahun ini.

Beliau mencontohkan situasi harga cabai rawit di Nagekeo, di mana Bapak Presiden menemukan harga Rp 50.000 per kg, sementara harga di Pulau Jawa lebih tinggi. Arief menekankan pentingnya produksi lokal untuk mendukung harga yang stabil.

Menurut Arief, per 11 Desember, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melibatkan stok pangan strategis di BUMN, seperti Perum Bulog dengan stok beras 1,4 juta ton dan ID FOOD dengan 2,26 ribu ton. Stok jagung di Bulog mencapai 15,2 ribu ton, kedelai 0,58 ton, bawang merah 0,85 ton, bawang putih 11,88 ton, dan cabai 15,59 ton.

CPP juga mencakup daging sapi, daging kerbau, daging ayam, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, dan beragam jenis ikan. Arief menegaskan bahwa NFA (National Food Agency) akan membantu mobilisasi pangan antardaerah melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk menjaga keseimbangan stok dan harga di berbagai daerah. Hingga 8 Desember, realisasi FDP mencapai 2,54 juta kg.

Meskipun stok pangan nasional aman, Arief mengingatkan bahwa momen Nataru dapat berdampak pada kenaikan harga pangan. Masyarakat diminta untuk berbelanja bijak sesuai kebutuhan, dan pemerintah akan berupaya memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat.

Referensi: DetikNews.(BY)