Jambi, fajarharapan.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih memimpin apel untuk meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pada hari Senin (11/12/2023).
Acara apel tersebut berlangsung di lapangan utama Balaikota Jambi dan dihadiri oleh jajaran pejabat eselon serta staf ASN dari lingkup Pemerintah Kota Jambi. Hadir dalam acara tersebut adalah Sekda A Ridwan, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, dan Lurah dari seluruh Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih mengapresiasi tingkat disiplin ASN Pemerintah Kota Jambi. Ia juga memberikan penghargaan atas pencapaian berbagai prestasi yang telah diraih oleh Pemkot Jambi, bahkan dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan sejak menjabat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan prestasi yang telah dicapai oleh Kota Jambi. Saya telah melihat dan membaca laporan-laporan prestasi selama 1 bulan 4 hari di Kota Jambi, yang sungguh luar biasa. Hari ini, Kota Jambi akan menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri,” ungkap Sri.
Pj Wali Kota Jambi juga memberikan apresiasi terhadap data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi tahun 2023 yang dikeluarkan oleh BPS. “Alhamdulillah, berdasarkan data BPS, IPM Kota Jambi mencapai angka 80,98, yang menunjukkan peningkatan dari sebelumnya. Ini adalah kesuksesan bersama dalam membangun masyarakat dan meningkatkan kualitas manusia, yang diukur oleh IPM. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi,” lanjut Sri.
Sri juga menekankan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik. “Banyak prestasi yang telah kita raih, namun saya ingin ingatkan bahwa penghargaan hanyalah bonus. Yang lebih penting adalah memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya pelayanan publik, berjalan dengan baik,” tambah Sri.
Dalam amanatnya, Sri juga menyoroti kinerja Pemkot Jambi terkait dengan isu-isu aktual yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah, seperti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kenaikan harga menjelang perayaan Nataru, Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), kenaikan kemiskinan ekstrim, serta penanganan stunting dan banjir.
Sri meminta kepada jajarannya untuk melaksanakan rencana aksi yang telah disusun guna mengendalikan inflasi terutama menjelang perayaan Nataru. “TPID harus memantau langkah-langkah yang diambil untuk mengendalikan inflasi di Kota Jambi. Kita perlu segera mengambil tindakan konkret sesuai dengan rencana yang telah disusun agar inflasi di Kota Jambi dapat terkendali, terutama menjelang perayaan Nataru,” tegas Sri.

Sementara dalam penanganan stunting, Sri menekankan agar jajarannya memantau dengan menggunakan data yang akurat. “Para Lurah harus menjadi ujung tombak dalam memantau data warga yang termasuk dalam kelompok miskin ekstrim dan stunting di lingkungan mereka. Pergerakan angka stunting harus terpantau secara akurat, karena hal ini penting untuk menetapkan langkah-langkah yang perlu segera dilakukan,” ujar Sri.
Sri juga mengingatkan jajarannya untuk melaksanakan program nasional P3DN terkait dengan pembelanjaan barang daerah. “Program P3DN ini merupakan bagian dari tuntutan negara. Kita harus membatasi pembelian barang-barang dari luar negeri dan lebih memprioritaskan produk dalam negeri, kecuali jika barang yang dibutuhkan tidak tersedia di dalam negeri,” jelas Sri.
Selain itu, Sri juga meminta agar pada tahun 2024, Pemkot Jambi sudah dapat sepenuhnya memanfaatkan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dengan kemudahan penggunaan. “Mari segera menyusun KKP yang mudah digunakan agar dapat dimanfaatkan secara efektif,” pinta Sri.
Pj Wali Kota Sri juga menekankan pentingnya percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Ia mengingatkan perangkat daerah bahwa capaian realisasi fisik dan keuangan belum mencapai tingkat maksimal. “Kita harus terus mengevaluasi realisasi fisik dan keuangan agar penggunaan anggaran sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” ungkap Sri.
Sebagai penutup, Sri mengajak jajarannya untuk turut serta dalam mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024 dengan memperhatikan aturan yang berlaku bagi aparatur. “Mari kita bersama-sama menjadikan Pemilu serentak sukses. Manfaatkan semua sumber daya yang ada di instansi pemerintah untuk mendukung kesuksesan Pemilu. Selain itu, saya ingin mengingatkan lagi bahwa seluruh ASN Pemkot Jambi harus patuh pada aturan netralitas ASN dalam Pemilu serentak yang akan datang,” pungkas Sri.(***/kaz piliang)






