PLN Perkenalkan PLTS 50 Megawatt di IKN Mulai 2024

PLTS di IKN sudah bisa digunakan mulai 2024.
PLTS di IKN sudah bisa digunakan mulai 2024.

Jakarta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) milik PT PLN (Persero) di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan beroperasi mulai tahun depan.

Direktur Transformasi Hijau Badan Otorita IKN, Agus Gunawan, mengungkapkan bahwa kapasitas PLN untuk memproduksi listrik di IKN akan mencapai 50 megawatt, dan dapat digunakan secara bertahap mulai Februari 2024 untuk mendukung kebutuhan listrik bersih di IKN.

Sebagai informasi tambahan, penyediaan PLTS ini merupakan direktif langsung dari Presiden kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menunjuk PLN untuk menyediakan energi bersih di IKN.

PLN akan membangun pembangkit listrik ramah lingkungan dengan menggunakan panel surya, dimulai dengan kapasitas awal sebesar 50 Mega Watt (MW) hingga tahun 2024. Selain itu, akan dibangun juga Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sebesar 70 MW di Tanah Laut pada tahap awal.

Pada jangka panjang, PT PLN juga berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas sekitar 1.000 MW, yang nantinya akan mendukung kawasan IKN.

Agus menekankan bahwa Badan Otorita berkomitmen untuk menyediakan energi di IKN tanpa menggunakan bahan bakar fosil seperti batubara. Sebaliknya, mereka akan menggunakan sumber energi terbarukan yang akan dicari melalui pendanaan dari para investor.

“Kami berharap ada investor yang akan membangun energi surya di IKN. Bagi investor yang membangun pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan, tentu akan mendapatkan insentif, kemudahan, dan pajak yang lebih rendah,” tambahnya.(BY)