Blog  

Tragedi Gunung Marapi, 23 Pendaki Meninggal, Polda Sumbar Kerahkan 300 Personel untuk Evakuasi

23 Pendaki Meninggal
23 Pendaki Meninggal

Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan respon cepat dan tanggap dalam mengatasi dampak erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) lalu.

Dalam kondisi darurat, Polda Sumbar mengambil inisiatif untuk membuka dapur umum sebagai langkah konkret dalam memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam dan kepada petugas yang terlibat dalam proses evakuasi akibat erupsi tersebut.

Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Kabid Humas Polda Sumbar, menjelaskan bahwa dapur umum ini berperan sebagai pusat penyedia makanan bagi warga yang kehilangan akses ke sumber daya pokok.

Selain itu, dapur umum ini juga menjadi pusat distribusi makanan bagi warga yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang terdampak, sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.

“Langkah ini tidak hanya mencerminkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan solidaritas dan empati terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat setempat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa langkah ini menunjukkan sinergi antara Kepolisian, TNI, Instansi Pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“Keterlibatan aktif kepolisian dalam membuka dapur umum ini mencerminkan kerja sama berkelanjutan dalam mengatasi dampak krisis alam,” pungkasnya. (des)