Bukittinggi, fajarharapan.id – Tiga korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi Sumbar ditemukan di sekitar kawasan Cadas Marapi dan sudah berhasil dievakuasi turun.
Menurut Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, ketiga korban Gunung Marapi laki-laki tersebut berhasil dibawa turun pada Senin, 4 Desember 2023, pukul 17.30 WIB.
Setelah dievakuasi dari Gunung Marapi, para korban langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk penanganan lebih lanjut dan identifikasi apakah mereka merupakan pendaki yang dilaporkan hilang selama erupsi.
Abdul Malik menyatakan bahwa tim gabungan menemukan ketiga korban di sekitar kawasan Cadas Gunung Marapi. Identitas mereka belum dapat dipastikan karena menunggu proses identifikasi dari Tim DVI Kepolisian, yang dilakukan di rumah sakit.
Hingga Senin pukul 19.30 WIB, terdapat delapan korban Gunung Marapi meninggal dunia, dan dua korban selamat yang akan dievakuasi turun.
Abdul Malik menjelaskan bahwa hujan abu dan tumpukan abu di areal menjadi kendala dalam pencarian korban. Total 53 orang telah dievakuasi turun, dengan tiga di antaranya meninggal dunia. Proses pencarian masih berlanjut oleh tim gabungan, merujuk pada data pendaki yang dimiliki oleh pihak BKSDA Sumbar.
Hingga saat ini, proses evakuasi korban erupsi Gunung Marapi terus berlangsung. Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi di kawasan Gunung Marapi.
Meskipun hujan abu dan tumpukan abu di sekitar area pencarian menjadi tantangan, upaya terus dilakukan untuk menemukan dan menyelamatkan korban yang masih berada di atas Gunung Marapi.
Abdul Malik juga mengungkapkan bahwa, selain delapan korban meninggal dunia, terdapat dua orang selamat yang telah ditemukan di lokasi. Proses evakuasi mereka ke bawah Gunung Marapi juga sedang dalam perencanaan dan pelaksanaan oleh tim gabungan.
Pentingnya proses identifikasi oleh Tim DVI Kepolisian di rumah sakit untuk memastikan identitas korban juga ditekankan. Sampai saat ini, identitas tiga korban yang meninggal dunia masih belum dapat dipastikan, dan proses ini akan memberikan kejelasan mengenai apakah mereka merupakan kelompok pendaki yang dilaporkan hilang selama erupsi Gunung Marapi.
Tim gabungan terus menghadapi tantangan cuaca dan kondisi alam yang sulit, tetapi dedikasi mereka untuk menyelamatkan korban tetap tinggi.
Informasi lebih lanjut tentang perkembangan evakuasi dan identifikasi korban masih menunggu update dari pihak berwenang dan tim penyelamat Gunung Marapi di lapangan.(ab)






