Padang, fajarharapan.id – Rektor Universitas Ekasakti Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin. M.Pd berkunjung ke Dinas Pemberdayaan Masyarat Desa (PMD) Prov Sumatera Barat.< -Rektor, didampingi Wakil Rektor III, Kepala Lembaga Kerjasama dan Sistem Informasi, Kepala LPPM Unes, Dekan Teknik dan Dekan Fisipol Unes, diterima oleh Kepala Dinas PMD Prov Sumbar Amasrul, S.H bersama Kepala Bidang di ruang pertemuan Dinas PMD Jl. Pramuka Padang, Rabu (29/11/2023).
Kunjungan rombongan Unes ke Dinas PMD Prov Sumbar ini, dalam rangka menjalin silsturahmi dan meningkatkan hubungan kerjasama di bidang pendidikan. ujar Rektor Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin. M
Pada kesempatan tersebut Prof. H. Sufyarma Marsidin, pertama menyampaikan tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu sekarang dipusatkan di Pasaman Barat.
Kedua ada program khusus dari pemerintah pusat namanya Rekognisi Pembelajaran Lampau (RP) dan MBKM Wajib Intra kurikuler di nilai setara dengan 4 SKS. Kegiatan pengabdian masyarakat di nilai 4 SKS dan KKN Terpadu nanti ditunggu keputusan dari Pemerintah Pusat
“Ada SK Menteri Pendidikan Nomor 41 tahun 2022 namanya RPL (Rekognisi Pembelajaran Masa Lampau) diakui pengalaman pendidikan sebelumnya, kemudian juga diakui pendidikan formal dan informal, Diklat Pimpinan, penataran lainnya. Dikatakan Unes punya Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, pada Prodi ini dibuat konsentrasi Pemerintahan Desa kalau di Sumbar cocok namanya Pemerintahan Nagari sebanyak 24 SKS khusus materinya Desa,” sebutnya.
Dalam Program ini Ia mengajak Kepala BPM Sumbar berdiskusi kepada Gubernur tentu diprioritaskan Aparatur Nagari nanti Unes memberikan Sarjana Pemerintahan Desa.
Dihargai mungkin agamanya, bahasa indonesianya, pengalamannya dan ilmu-ilmu yang lain, Nanti dinilai oleh Tim Asesor terdiri dari satu orang dari Akademisi Ketua Prodi, dan satu orang lagi dari Asosiassi Ilmu Pemerintahan.
Kalau nilainya baik, sebut Prof. H. Sufyarma, perkuliahan bisa 2 tahun, karena kreditnya 144 SKS bisa tidaknya tentu dilihat dari pengalamannya kalau pengalamannya tidak ada terntu tetap sebanyak 144 SKS. “Ini suatu trobosan bagi Sumatera Barat,” imbuhnya.
Di Nagari sudah banyak pula yang sarjana di bidang ilmu lain itu tinggi nilainya, tinggal sedikit lagi . hanya ada 3 mata kuliah yang tidak bolleh diakui yaitu mata kuliah metode penelitian, statistic dan mata kuliah Skripsi. Perkuliahan dilakukan dengan during 50% dan 50% Luring.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Amasrul, SH menyambut baik kedatangan rombongan Unes ke Dinas PMD Sumbar dan memperkenalkan Stafnya.







