Padang, fajarharapan.id – Politeknik ATI Padang melatih sekitar 30 masyarakat Kepulauan Karibia tentang bagaimana diversifikasi (turunan) produk kelapa dan proses pembuatannya.
Pelatihan berlangsung intensif pada tanggal 11 dan 12 September 2023 secara online diikuti dengan penugasan pelatihan yang akan berakhir pada tanggal 1 Oktober 2023.
Menurut Pembantu Direktur (Pudir) II Bidang Administrasi Umum, Irna Ekawati, M.Si, pelatihan ini merupakan kerjasama Politeknik ATI Padang dengan Non Aligned Movement for South-South Technical Cooperation (NAM-CSSTC) serta Kementerian Luar Negeri.
Pelatihan kali ini, diikuti lebih kurang 30 peserta berasal dari negara Kepulauan Karibia yaitu Barbados, Belize, St. Lucia, Grenada, Trinidad Tobago.
Dibuka oleh Direktur NAM-CSSTC, Diar Nurbintoro, Direktur Kerja Sama Pembangunan Internasional (KSPI) Koordinator fungsi wilayah Amerika dan Eropa, Herry Laksono Premiartanto Maryadi dan Direktur Politeknik ATI Padang, Ester Edwar
Tim pelatihan tersebut, terdiri dari Dosen Politeknik ATI Padang, yaitu Dr. Maryam, S.TP, MP, Gustiarini Rika Putri, MP, Irna Ekawati S.Si, MT, Rosalina, MT dan Khairun Nadiyah, M.Eng turut memberikan materi tentang Diversifikasi produk olahan kelapa dan bagaimana cara memproduksi 3 produk turunan kelapa yaitu Nata de Coco, Virgin Coconul Oil dan Non RBD Coconut Oil. Pada tahun 2024 pelatihan akan dilanjutkan secara offline di Kampus Politeknik ATI Padang.(Rel/Poltek)






