Padang, fajarharapan.id – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Barat bersama sejumlah stakeholder perkeretaapian melaksanakan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di JPL 07 Km 6+800 petak jalan Bukitputus–Padang, kawasan Stasiun Padang, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang serta mencegah terjadinya kecelakaan yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, serta komunitas pecinta kereta api, yakni Sumatrain, KPKD2SB, IRPS Padang, dan RFD2SB.
Pelaksanaan sosialisasi menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya tertib dan aman di sekitar jalur kereta api. Perlintasan sebidang merupakan titik yang membutuhkan perhatian khusus karena mempertemukan jalur perjalanan kereta api dengan arus lalu lintas masyarakat. Oleh sebab itu, kedisiplinan dan kewaspadaan pengguna jalan menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan aturan di perlintasan sebidang, berhenti ketika sinyal atau palang perlintasan mengharuskan kendaraan berhenti, serta tidak menerobos ketika kereta api akan melintas. Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Panji Akbar Nur Banten, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas yang memiliki perhatian terhadap dunia perkeretaapian.
“Keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kedisiplinan semua pengguna jalan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menerobos palang perlintasan dan selalu mematuhi rambu maupun sinyal yang ada. Jangan mengambil risiko, karena kereta api membutuhkan jarak dan waktu untuk berhenti,” ujar Panji.
Ia menambahkan, keterlibatan komunitas pecinta kereta api dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
“Komunitas memiliki peran yang baik dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada lingkungan sekitarnya. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder perkeretaapian, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dan keselamatan menjadi perhatian bersama,” katanya.
Sinergi antara Jasa Raharja, pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian, dan komunitas pecinta kereta api diharapkan dapat mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman serta mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Jasa Raharja Sumatera Barat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan edukasi dan pencegahan kecelakaan bersama stakeholder terkait. Upaya ini menjadi bagian dari peran Jasa Raharja dalam mendorong keselamatan transportasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.(*)







