Bupati Padang Pariaman Lantik 56 Pejabat, Buktikan Kemampuan Penuhi Tuntutan Layanan Publik

Parik Malintang – Sebanyak 56 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis di Hall Kantor Bupati, IKK Parik Malintang, Senin (28/9/2026). Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi menjadi ujian awal bagi para pejabat untuk membuktikan kemampuan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin besar.

John Kenedy Azis menegaskan, posisi administrator dan pengawas merupakan titik penting dalam denyut birokrasi.

Cepat atau lambatnya pelayanan kepada masyarakat, menurutnya, sangat bergantung pada kemampuan pejabat di level tersebut mengeksekusi kebijakan hingga ke lapangan.

“Jabatan Administrator dan Pengawas adalah motor penggerak birokrasi. Maju mundurnya pelayanan publik di kabupaten yang kita cintai ini sangat bergantung pada eksekusi di level Saudara-saudara semuanya,” tegas John Kenedy Azis.

Yang tak kalah menjadi sorotan, Bupati John Kenedy Azis menyatakan Pemkab Padang Pariaman mulai mengandalkan sistem merit yang digerakkan manajemen talenta dalam pengisian jabatan. “Kompetensi dan kinerja ditekankan sebagai bagian penting dalam transformasi reformasi birokrasi di daerah” sebut dia.

Ia menegaskan kepada 56 pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan garis akhir. Setiap pekerjaan diminta terus dipantau dan diperbarui perkembangannya agar program tetap berada di jalur perencanaan dan setiap kekurangan dapat segera dievaluasi.

“Jadikan pelantikan ini sebagai awal pembuktian, bukan sebagai akhir perjuangan. Ketika saya menandatangani ini, saya berdoa mudah-mudahan pilihan saya tepat,” ujar Bupati John Kenedy Azis.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Forkopimda, Sekda Hendra Aswara, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, dan undangan lainnya.

Kini, setelah sumpah dan jabatan resmi berada di pundak mereka, 56 pejabat tersebut dituntut membuktikan amanah melalui kerja, integritas, sinergi, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.(bay)