Jakarta – Saat anak mengalami demam dan kejang, reaksi orangtua seringkali penuh kepanikan dan kebingungan. Meskipun cemas adalah hal wajar, tetapi ada baiknya orangtua belajar untuk mengurangi respons berlebihan ini.
Kejang merupakan gejala yang sering dialami oleh anak-anak berusia 6 hingga 3 tahun akibat naiknya suhu tubuh secara drastis. Reaksi otak terhadap demam juga dapat memicu kejadian ini, biasanya terjadi pada hari pertama demam.
Dalam hal ini, dr. Farhan Zubaedi, seorang dokter dan juga pengguna TikTok, memberikan penjelasan dan langkah-langkah yang perlu diambil saat menghadapi anak yang mengalami kejang. Berikut adalah beberapa langkah yang disarankan:
- Tetap Tenang dan Hindari Kepanikan
Reaksi pertama yang harus dilakukan oleh orangtua saat anak mengalami kejang adalah tetap tenang. Sikap tenang ini sangat penting agar orangtua dapat memberikan bantuan yang efektif kepada anak yang tengah mengalami kejang.
- Memiringkan Anak ke Samping
Langkah selanjutnya adalah memiringkan anak ke samping. Ini dilakukan untuk mencegah anak tersedak oleh ludah atau muntahannya sendiri. Pastikan area sekitar aman dari benda-benda tajam yang dapat membahayakan.
“Pastikan anak dimiringkan ke samping dan pastikan sekitarnya aman serta bebas dari objek tajam yang bisa melukai. Jangan mencoba menahan anak agar kejang tidak berlanjut, biarkan saja anak mengalami kejang,” jelas dr. Farhan.
- Hindari Memasukkan Benda ke dalam Mulut
Salah satu kesalahan umum yang perlu dihindari adalah menaruh benda seperti sendok ke dalam mulut anak yang mengalami kejang. Tindakan ini dilakukan oleh orangtua dulu untuk mencegah anak mengigit lidahnya. Namun, menurut dr. Farhan, tindakan ini lebih berisiko, bisa membuat anak tersedak, merusak gigi, atau mulutnya.
- Perhatikan Durasi Kejang
Orangtua juga perlu memperhatikan berapa lama kejang berlangsung. Jika kejang berlangsung selama 5 menit atau lebih, atau anak kesulitan bernapas, segera bawa anak ke unit Gawat Darurat terdekat.
- Biarkan Kejang Berakhir, Hindari Mandi atau Kompres
Dalam situasi kejang, hindari mencoba memandikan anak atau memberikan kompres. Biarkan kejang berakhir dengan sendirinya. Beberapa anak mungkin akan merasa bingung atau lelah setelah kejang berakhir, bahkan mungkin tertidur. Biarkan anak tetap tertidur sambil tetap diawasi.
Menghadapi anak yang mengalami demam dan kejang memang memerlukan ketenangan dan pengetahuan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang benar, orangtua dapat memberikan bantuan yang efektif dan menjaga keselamatan anak.(des)






