Mitsubishi Fuso Hadirkan Bengkel 24 Jam, Dukung Efisiensi Operasional Pelaku Usaha

Mitsubishi Fuso.
Mitsubishi Fuso.

Jakarta – Efisiensi menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha, terutama dalam mengelola armada kendaraan komersial yang dituntut tetap beroperasi tanpa gangguan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Mitsubishi Fuso menyiapkan berbagai strategi guna memastikan kegiatan bisnis pelanggan tetap berjalan lancar dan hemat biaya.

Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya, menjelaskan bahwa proses perawatan kendaraan memiliki peran krusial dalam operasional perusahaan. Waktu yang dibutuhkan untuk servis dapat berdampak langsung pada produktivitas hingga potensi biaya tambahan.

Untuk mengatasi hal itu, Mitsubishi Fuso menghadirkan layanan bengkel siaga selama 24 jam. Fasilitas ini dirancang agar konsumen dapat melakukan perawatan kendaraan kapan saja tanpa mengganggu jadwal operasional.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan kepastian layanan purna jual kepada pelanggan,” ujar Aji Jaya saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Selain itu, Fuso juga didukung jaringan luas dengan total 225 diler yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan layanan aftersales.

Tidak hanya itu, perusahaan turut menyediakan layanan bookstop service, yakni servis dan perbaikan kendaraan langsung di lokasi operasional pelanggan.

“Kami siap mendatangi langsung lokasi usaha konsumen, sekaligus memastikan ketersediaan suku cadang tetap terjaga,” tambahnya.

Di sejumlah titik strategis, Mitsubishi Fuso juga menempatkan pusat distribusi suku cadang (part depo) guna mempercepat proses perbaikan dan meminimalkan waktu tunggu.

Seluruh langkah ini dilakukan untuk membantu pelaku usaha mencapai efisiensi, baik dari sisi waktu operasional maupun pengeluaran biaya.

“Berbagai aspek tersebut kami integrasikan agar efisiensi benar-benar bisa dirasakan pelanggan,” jelas Aji.

Di sisi lain, kehadiran bengkel 24 jam dinilai sangat membantu para pengguna. Dengan layanan ini, kendaraan dapat dirawat di waktu yang lebih fleksibel sehingga tidak mengganggu aktivitas utama.

Chief Executive Officer (CEO) PT Tako Anugerah Koperasi, Melky Tako, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Ia menilai layanan ini memungkinkan perawatan dilakukan saat waktu operasional sedang tidak padat.

“Kami bisa mengatur jadwal servis di saat aktivitas menurun, seperti akhir pekan atau hari libur. Dengan begitu, ketika operasional kembali penuh, seluruh kendaraan sudah dalam kondisi siap pakai,” ujarnya.(BY)