DPRD Solok Gelar Paripurna HUT ke-113, Jadi Momentum Refleksi Pembangunan Daerah

Foto bersama.
Foto bersama.

Solok – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 berlangsung dengan khidmat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Solok, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan paripurna tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk melakukan refleksi atas perjalanan panjang pembangunan Kabupaten Solok dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan oleh Syefdinon menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Solok selama ini.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, terutama dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa wilayah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak dalam mendorong kemajuan daerah.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 tahun ini memiliki makna yang lebih mendalam karena bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, momen tersebut tidak hanya melambangkan kemenangan, tetapi juga mengandung nilai keikhlasan, persatuan, serta semangat pembaruan diri.

“Peringatan tahun ini juga masih diwarnai duka akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kabupaten Solok. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, solidaritas, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tanggal 9 April menjadi tonggak sejarah berdirinya Kabupaten Solok yang telah melewati berbagai fase pembangunan, perjuangan, hingga transformasi. Selama 113 tahun, daerah ini terus berkembang dengan dukungan kekayaan alam, budaya, adat istiadat, serta nilai kebersamaan masyarakat.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Solok mengusung tema “Bekerja, Berkarya, Semakin Berdampak” yang mencerminkan arah pembangunan ke depan. Tema tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bekerja lebih optimal, menghadirkan inovasi, serta memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar Kabupaten Solok dapat segera bangkit pascabencana.(des*)