Sumut  

Kapolres AKBP Wahyu Endrajaya Inisiasi Program Sarapan Gratis, Ulama Sebut Sosok Polisi Langka

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya duduk di lantai saat menikmati sarapan bersama warga di acara peluncuran program sarapan gratis setiap jumat yang diinisiasinya.

Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Kepedulian terhadap masyarakat kecil ditunjukkan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, melalui program sarapan gratis yang resmi diluncurkan pada Jumat (10/4/2026) di Lapangan Ika Bina, Rantauprapat.

Program ini menjadi langkah awal dalam menebar kebaikan yang diinisiasi langsung oleh Kapolres. Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 350 porsi makanan bergizi disediakan, terdiri dari lauk daging, telur, tempe, sayur tumis, serta minuman Milo dan air mineral. Ke depan, jumlah porsi direncanakan meningkat menjadi 500 setiap Jumat.

“Ini masih tahap sosialisasi. Minggu depan kita harapkan lebih banyak masyarakat yang datang, sehingga porsinya juga akan kita tambah,” ujar AKBP Wahyu.

Sebelum disajikan, seluruh makanan terlebih dahulu diperiksa oleh tim Dokkes Polres Labuhanbatu untuk memastikan kualitas dan kebersihannya, serta bebas dari bahan pengawet maupun formalin.

Suasana hangat terlihat saat masyarakat dari berbagai kalangan hadir, mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, penyapu jalan, hingga warga sekitar. Hidangan disajikan secara prasmanan agar masyarakat dapat menikmati makanan dengan nyaman sekaligus membuka ruang interaksi langsung.

Di balik program ini, tersimpan nilai kehidupan yang telah tertanam sejak kecil. AKBP Wahyu mengungkapkan bahwa kebiasaan berbagi telah diajarkan oleh orang tuanya sejak dini.

“Dulu saat sekolah, kalau saya minta tambahan uang saku, orang tua selalu tanya untuk apa. Kalau untuk berbagi atau traktir teman, pasti diberi. Dari situ saya belajar bahwa berbagi, meski sederhana, bisa memberi manfaat besar bagi orang lain,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa program ini merupakan cita-cita lama yang akhirnya dapat terwujud setelah puluhan tahun berdinas.

“Saya sudah berdinas sekitar 20 tahun. Sejak dulu punya keinginan untuk membuat program makan gratis. Alhamdulillah sekarang bisa terlaksana,” katanya.

Menurutnya, konsep makan bersama dipilih agar bantuan lebih tepat sasaran sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kalau dalam bentuk nasi kotak, kadang tidak tepat sasaran. Dengan cara ini, kita bisa langsung bertemu, berbincang, dan mengetahui kondisi masyarakat,” tambahnya.

Selain program ini, AKBP Wahyu juga dikenal rutin bersedekah kepada anak-anak tahfidz yatim piatu dengan mengundang mereka setiap Jumat ke rumah dinas. Ia juga kerap membantu masyarakat yang membutuhkan dan dikenal rendah hati di lingkungan kerjanya.

Salah satu penerima manfaat, Ayata, seorang pengemudi ojek online mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Biasanya saya sarapan minimal Rp15 ribu. Dengan adanya program ini, uangnya bisa saya tabung atau saya berikan ke keluarga. Saya sangat bersyukur,” ujarnya.

Program ini pun mendapat apresiasi dari kalangan ulama. Salah seorang alim ulama dari Kecamatan Marbau, Labuhanbatu Utara, H. Kh. Khalifah Nazar, menilai sosok AKBP Wahyu sebagai figur yang patut dicontoh.

“Polisi seperti beliau sangat luar biasa dan jarang ditemukan. Kami bersyukur atas kehadiran beliau. Program ini mencerminkan pemimpin yang peduli dan berjiwa sosial tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk berbuat kebaikan.

“Kami mendoakan beliau selalu sehat, tugasnya lancar, serta daerah tetap aman dan kondusif,” tutupnya.