Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Suasana pagi di sekitar Stadion Binaraga Rantauprapat tampak berbeda dari biasanya, Selasa (7/4/2026). Sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terlihat bergotong royong membersihkan area yang kerap digunakan warga untuk berolahraga.
Dengan sapu di tangan, para petugas menyisir sudut-sudut stadion, mengumpulkan sampah yang sebelumnya berserakan. Sampah-sampah itu kemudian diangkut menggunakan truk milik DLH. Tak hanya itu, beberapa tempat sampah juga ditempatkan di titik-titik strategis, khususnya di luar stadion yang menjadi jalur favorit masyarakat untuk jogging.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahbela Rusli Siregar, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap ruang publik yang digunakan bersama.
“Stadion ini adalah tempat masyarakat beraktivitas, berolahraga, dan menjaga kesehatan. Jadi sudah seharusnya kita rawat bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong ini rutin dilakukan setiap Selasa dan Jumat, sebagai tindak lanjut arahan pemerintah agar budaya kebersihan terus dijaga.
Namun, menurutnya, menjaga kebersihan tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Peran masyarakat sangat dibutuhkan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut peduli. Jangan buang sampah sembarangan, karena kebersihan ini tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Perubahan kondisi stadion pun langsung dirasakan warga. Irma, salah seorang warga Kelurahan Binaraga yang tengah berolahraga, mengaku lebih nyaman dengan lingkungan yang kini terlihat bersih.
“Sekarang terasa lebih segar dan enak dipandang. Kalau tempatnya bersih, kita olahraga juga jadi lebih semangat,” katanya.
Hal serupa disampaikan M. Napitupulu, warga Pelita 3. Ia mengingat kondisi stadion sebelumnya yang dipenuhi sampah.
“Sebelumnya cukup banyak sampah berserakan, sekarang sudah jauh lebih bersih. Kita sebagai warga tentu senang,” ungkapnya.






