Tekno  

Meta Perkenalkan Sistem Keamanan Baru, Waspadai WhatsApp Palsu di Italia

Ilustrasi.
Ilustrasi.

JakartaMeta menghadirkan fitur keamanan baru untuk WhatsApp, termasuk sistem peringatan perangkat, guna memberi tahu pengguna jika ada upaya mencurigakan untuk mengakses akun dari jarak jauh. Langkah ini diambil seiring peningkatan serangan berbasis spyware yang menargetkan pengguna.

Baru-baru ini, Meta memperingatkan tentang aplikasi WhatsApp palsu yang digunakan untuk memata-matai sekitar 200 pengguna Android dan iPhone, terutama di Italia. Perusahaan memastikan akun yang terdampak telah diputus dan korban telah mendapat informasi terkait risiko privasi dan keamanan.

Menurut laporan Gadgets 360, aplikasi tiruan ini dibuat oleh Asigint, bagian dari Sio Spa Group yang berbasis di Cantu, Italia. Para peretas memanfaatkan rekayasa sosial untuk menipu sejumlah kecil pengguna agar mengunduh perangkat lunak mata-mata yang menyamar sebagai WhatsApp resmi. Spyware ini dapat memberikan akses jarak jauh ke akun dan perangkat korban. Meta juga berencana mengirimkan peringatan resmi kepada pihak Sio Spa agar aktivitas mencurigakan dihentikan.

Media Italia, La Repubblica, melaporkan bahwa spyware ini tidak mengeksploitasi celah keamanan bawaan WhatsApp. Dengan demikian, versi resmi aplikasi tetap aman digunakan. Meta menekankan kepada pengguna di Uni Eropa untuk selalu mengunduh WhatsApp dari sumber resmi. Perusahaan menegaskan tidak ada pelanggaran pada aplikasi, infrastruktur, maupun sistem enkripsi WhatsApp.

Berbeda dengan versi resmi, aplikasi palsu tidak menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung. Akibatnya, peretas bisa membaca pesan dan mengakses data pribadi pengguna tanpa sepengetahuan mereka, termasuk kredensial akun. Hal ini menimbulkan risiko privasi yang serius bagi korban.

Selain itu, sejak 2024, Apple memungkinkan pengguna di 27 negara Uni Eropa untuk memasang aplikasi pihak ketiga secara manual (sideloading) sesuai Digital Markets Act (DMA). Pengguna Android juga bisa menginstal aplikasi dari sumber lain. DMA dirancang untuk mengurangi monopoli Play Store dan App Store, memberikan opsi lebih luas bagi konsumen Eropa.(BY)