Jakarta – Setelah tingginya volume transaksi selama periode Ramadhan dan Lebaran, banyak perusahaan e-commerce kini fokus pada penguatan operasional dan sistem distribusi mereka. Strategi ini dinilai vital untuk mempertahankan laju pertumbuhan sekaligus menghadapi lonjakan permintaan di periode berikutnya.
“Periode Ramadhan menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak semata-mata ditentukan oleh kampanye promosi, tetapi juga oleh kesiapan operasional di balik layar. Sistem distribusi yang solid menjadi faktor utama untuk menjaga kelancaran pengiriman meski permintaan meningkat tajam,” ujar CEO Power Commerce Asia, Hadi Kuncoro, Jumat (4/3/2026).
Dalam industri e-commerce yang semakin kompetitif, gudang (warehouse) berfungsi sebagai pusat pengelolaan logistik, mencakup manajemen stok, pemrosesan pesanan, hingga pengiriman terakhir (last-mile delivery).
Hadi menekankan bahwa memperkuat fondasi operasional setelah periode puncak sangat penting agar bisnis bisa berjalan lebih efisien dan siap menghadapi lonjakan berikutnya.
Dengan jaringan fulfillment yang tersebar di sejumlah kota utama, Power Commerce Asia berupaya mempercepat distribusi, mendekatkan layanan ke konsumen, serta menjaga integrasi performa operasional secara keseluruhan.(BY)






