Batusangkar – Dalam rangka meningkatkan pemahaman generasi muda tentang kelistrikan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh mengadakan program “PLN Mobile Goes to School” di SMKN 2 Batusangkar.
Kegiatan yang juga bertepatan dengan persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H ini diikuti sekitar 150 siswa dan berlangsung dengan suasana interaktif serta penuh antusias.
Program tersebut menjadi bagian dari langkah PLN dalam mempercepat transformasi layanan berbasis digital, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik sejak dini, terutama menjelang hari raya ketika konsumsi listrik masyarakat biasanya meningkat.
Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada aplikasi PLN Mobile sebagai platform layanan digital terpadu. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat dengan mudah melakukan berbagai keperluan seperti membeli token listrik, membayar tagihan, mengajukan pemasangan baru atau penambahan daya, hingga melaporkan gangguan secara cepat.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar. Materi yang disampaikan mencakup risiko dari instalasi yang tidak aman, penggunaan perangkat listrik yang tidak sesuai standar, serta pentingnya menjaga jarak dari jaringan listrik. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya keselamatan dalam penggunaan listrik di masyarakat.
Kegiatan berlangsung komunikatif dengan sesi tanya jawab yang aktif. Sebagai bentuk apresiasi, PLN memberikan hadiah berupa voucher listrik kepada siswa yang berpartisipasi aktif selama kegiatan.
Manajer UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, menyebutkan bahwa program ini merupakan upaya PLN untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran keselamatan listrik di kalangan pelajar.
Ia berharap para siswa tidak hanya memahami kemudahan layanan PLN Mobile, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap risiko listrik dan mampu menjadi contoh dalam penggunaan listrik yang aman dan bijak di lingkungan mereka.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan bahwa edukasi kepada generasi muda menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri saat kebutuhan listrik meningkat.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari raya harus diimbangi dengan pemahaman penggunaan listrik yang aman agar kenyamanan tetap terjaga.
Ajrun juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan transformasi PLN dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan melalui platform digital.
Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan PLN Mobile sebagai solusi utama layanan kelistrikan sekaligus menjadi penyampai informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat terkait penggunaan listrik yang aman.
Melalui kegiatan ini, PLN menargetkan lahirnya generasi yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan listrik serta mampu menggunakan energi secara efisien, sekaligus mendukung penguatan layanan digital dalam kehidupan sehari-hari.(des*)


