Jelang Mudik 2026, Cek Kondisi Ban Jadi Kunci Keselamatan di Perjalanan

Keselamatan saat mudik menjadi hal wajib diperhatikan, termasuk tidak mengabaikan kondisi ban kendaraan.
Keselamatan saat mudik menjadi hal wajib diperhatikan, termasuk tidak mengabaikan kondisi ban kendaraan.

Jakarta – Persiapan mudik Lebaran 2026 tidak hanya soal rute dan jadwal perjalanan, tetapi juga kondisi kendaraan, terutama ban. Aspek ini sering dianggap sepele, padahal berperan besar dalam menjaga keselamatan selama perjalanan jauh.

Data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 143,9 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Lonjakan mobilitas tersebut membuat kesiapan kendaraan menjadi faktor penting untuk menghindari risiko di jalan.

Ban menjadi salah satu komponen vital karena langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Kondisi ban yang tidak optimal bisa memengaruhi stabilitas kendaraan serta kenyamanan berkendara. Oleh sebab itu, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum berangkat.

Kerusakan pada ban, seperti keausan atau tekanan yang tidak sesuai, dapat meningkatkan potensi kecelakaan, termasuk risiko pecah ban. Ancaman ini akan semakin besar jika kendaraan membawa beban berat, melaju dalam kecepatan tinggi, atau melewati jalan yang rusak.

Sebagai upaya mendukung keamanan pemudik, PT Sumi Rubber Indonesia menghadirkan layanan Posko Mudik Dunlop. Program ini bertujuan membantu masyarakat memastikan kondisi ban tetap aman selama perjalanan.

Menurut Tomohiro Senna selaku Sales & Marketing Director perusahaan, kehadiran posko ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran pengendara tentang pentingnya perawatan ban.

Posko Mudik Dunlop beroperasi selama 24 jam pada 14–20 Maret 2026 dan berlokasi di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek. Di tempat ini, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti pengecekan kondisi ban, pengisian nitrogen, balancing, hingga perbaikan ban.

Tak hanya itu, tersedia pula fasilitas tambahan seperti area istirahat dengan kursi pijat serta makanan ringan untuk membantu pemudik melepas lelah di tengah perjalanan.

Dengan tingginya jumlah pemudik tahun ini, pemeriksaan kendaraan—khususnya ban—menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menekan risiko kecelakaan. Diharapkan, perjalanan mudik dapat berlangsung aman hingga para pemudik tiba di tujuan masing-masing.(BY)