Padang – Warga terdampak bencana hidrometeorologi di empat kecamatan Kota Padang mulai menerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Kantor Pos Padang pada Senin (16/3/2026).
Bantuan yang diberikan mencakup jaminan hidup (jadup), dukungan untuk hunian sementara (huntara), serta stimulan ekonomi untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Fadly Amran menjelaskan, pada tahap awal, bantuan jadup disalurkan kepada 72 kepala keluarga (KK) yang menempati huntara Lubuk Buaya.
Setiap anggota keluarga menerima Rp15.000 per hari selama tiga bulan, dengan total bantuan per keluarga berkisar antara Rp1.350.000 hingga Rp10.800.000, disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial untuk isi hunian sementara sebesar Rp3.000.000 per KK kepada 72 keluarga penghuni huntara Lubuk Buaya. Sementara itu, stimulan ekonomi senilai Rp5.000.000 per KK diberikan kepada 112 keluarga untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil verifikasi lapangan. Bagi masyarakat yang belum terdata, kami mendorong untuk segera berkoordinasi dengan kelurahan atau kecamatan agar dapat dilakukan pendataan tambahan,” ujar Fadly Amran.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, menambahkan bahwa bantuan jaminan hidup diberikan kepada 581 jiwa, sementara bantuan isi hunian sementara dan stimulan ekonomi disalurkan kepada 730 KK. Penerima bantuan tersebar di empat kecamatan terdampak, yakni Koto Tangah, Nanggalo, Kuranji, dan Pauh, dengan penyaluran dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Raziras Rahmadillah, turut menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah dan pakaian dari Presiden.
Bantuan tersebut meliputi 1.000 Al-Qur’an, 2.000 sajadah, 1.000 sarung, 1.000 mukena, serta berbagai pakaian seperti celana, jaket, kaos, kemeja, sarung, jilbab, baju bayi, dress, hingga baju tidur, yang akan didistribusikan secara bertahap kepada warga yang membutuhkan.(des*)






