Wakapolri Pantau Arus Mudik dari Udara, Tinjau Pos Terpadu KM 57A Karawang

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau Pos Terpadu di Rest Area KM 57A Karawang.

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Dedi Prasetyo, melakukan pemantauan langsung terhadap arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M dengan menggunakan jalur udara. Setelah itu, ia juga meninjau Pos Terpadu yang berada di Rest Area KM 57A Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Pengawasan melalui udara tersebut merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Langkah ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama yang digunakan masyarakat saat mudik.

Menurut Dedi, pemantauan dilakukan mulai dari wilayah Jakarta hingga KM 29. Dari hasil pengamatan sementara, arus kendaraan di jalur tersebut terpantau cukup lancar tanpa hambatan berarti. Setelah itu, rombongan juga meninjau kesiapan Command Center milik Korlantas Polri.

Ia menjelaskan bahwa pusat pengendalian lalu lintas tersebut telah didukung oleh berbagai sistem teknologi modern yang terhubung secara nasional. Dengan dukungan teknologi ini, diharapkan proses pengambilan keputusan terkait pengaturan lalu lintas selama masa mudik dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Command Center tersebut kini terintegrasi dengan jaringan pemantauan dari 18 Polda serta sejumlah kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan tol di Indonesia, baik di Pulau Jawa, Sumatra, maupun wilayah lainnya. Selain itu, sistem pemantauan juga terhubung dengan CCTV di beberapa lokasi strategis seperti akses keluar bandara dan pelabuhan. Data yang terkumpul dari berbagai titik ini menjadi bahan penting dalam menentukan kebijakan pengaturan arus kendaraan.

Setelah memeriksa kesiapan Command Center, pemantauan udara dilanjutkan hingga kawasan Rest Area KM 57A Karawang. Lokasi ini menjadi salah satu titik singgah yang cukup vital bagi pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Dedi menyebut rest area tersebut memiliki kapasitas yang cukup besar dan mampu menampung sekitar 1.000 kendaraan. Keberadaan fasilitas seperti ini dinilai penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perjalanan mudik.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Polri telah menyiapkan total 2.746 pos sebagai bagian dari Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik maupun arus balik Lebaran. Pos-pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, serta 343 Pos Terpadu yang ditempatkan di berbagai jalur mudik dan titik aktivitas masyarakat.

Dedi berharap seluruh pos yang telah disiapkan di berbagai daerah dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, seperti halnya fasilitas yang tersedia di Pos Terpadu KM 57A Karawang.

Menurutnya, pos yang berada di rest area tersebut sudah dilengkapi fasilitas yang memadai dan mampu menampung banyak kendaraan. Ia berharap pos-pos lain yang disiagakan selama Operasi Ketupat 2026 juga dapat memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri juga menyempatkan diri menyapa para petugas yang berjaga di lapangan serta para pemudik yang tengah beristirahat di rest area. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di berbagai titik pengamanan di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan, Dedi juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang bertugas di Pos Pelayanan Terpadu KM 57A Karawang serta kepada sejumlah masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi petugas maupun para pemudik.(BY)