Padang Pariaman – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baiturahmah Lubuak Aluang, Jumat (13/3/2026), saat ratusan pelajar mengikuti penutupan Pesantren Ramadhan tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan generasi muda selama bulan suci itu resmi ditutup oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para peserta pesantren Ramadhan.
Suasana semakin semarak ketika para siswa menampilkan hafalan Al-Qur’an dalam sesi sambung ayat yang menguji kemampuan mereka melanjutkan potongan ayat yang dibacakan di depan jamaah.
Menariknya, potongan ayat tersebut langsung dilantunkan oleh Bupati John Kenedy Azis. Para peserta yang mampu melanjutkan bacaan dengan benar tampak percaya diri di hadapan ratusan undangan yang memadati masjid.
Empat siswa yang berhasil menyambung ayat Al-Qur’an dengan baik mendapat apresiasi khusus dari Bupati.
Mereka diberikan hadiah berupa seragam sekolah gratis, buku, serta perlengkapan sekolah yang diproyeksikan cukup untuk kebutuhan belajar selama satu tahun.
Kegiatan juga diwarnai penyampaian kultum oleh salah satu peserta, Muhammad Zikri Ilham. Dengan penuh percaya diri, ia menyampaikan ceramah singkat yang sarat pesan moral dan mendapat tepuk tangan dari para peserta serta tamu undangan.
Atas keberaniannya tampil di hadapan publik, Zikri juga mendapatkan hadiah serupa berupa seragam, buku, serta perlengkapan sekolah.
Apresiasi yang sama turut diberikan kepada Alwi dan beberapa peserta lain yang menampilkan hafalan Al-Qur’an mereka.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui nilai adab dan etika.
Ia mengingatkan para siswa agar membiasakan sikap menghargai orang lain, terutama ketika seseorang sedang berbicara atau membaca Al-Qur’an di depan umum.
Menurutnya, nilai saling menghargai harus ditanamkan sejak dini oleh guru maupun orang tua. Jika sikap tersebut tumbuh dengan baik, berbagai persoalan sosial seperti perundungan, kekerasan, hingga kenakalan remaja dapat diminimalisir.
“Masa depan negeri ini ada di tangan ananda semua. Karena itu saya berharap sikap-sikap yang belum baik dapat diperbaiki sejak sekarang,” ujar Bupati di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan kepada para guru agar memberi perhatian lebih kepada siswa yang masih belum berani tampil atau belum lancar membaca Al-Qur’an. Dengan pendampingan yang baik, setiap anak diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, panitia, serta pihak-pihak yang telah menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya menambah pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan beretika.
Penutupan Pesantren Ramadhan tersebut turut dihadiri para asisten dan staf ahli pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, kepala sekolah SD dan SMP, niniak mamak, cadiak pandai, tokoh masyarakat, serta para guru dan ratusan peserta pesantren Ramadhan dari berbagai sekolah di Padang Pariaman.(bay).






