Wali Kota Yota Balad Uji Generasi Qurani Saat Nuzul Quran di Masjid Ar Rahman Kampuang Baru Pariaman

Kota Pariaman – Malam Ramadan di Masjid Ar-Rahman, Desa Kampuang Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, terasa berbeda, Senin (9/3/2026).

Wali Kota Yota Balad hadir langsung dalam peringatan Nuzul Quran yang diikuti jamaah dan anak-anak setempat. Menghadirkan suasana religius yang hangat sekaligus penuh harapan bagi lahirnya generasi Qurani di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Di hadapan jamaah yang memadati masjid, Yota Balad menegaskan bahwa peringatan Nuzul Quran tidak boleh berhenti pada seremonial membaca Al-Qur’an semata.

Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa salah satu visi misi utama kepemimpinan Yota Balad-Mulyadi adalah memperkuat syiar Islam melalui program unggulan “Satu Rumah Satu Hafidz”.

Program tersebut dirancang untuk mendorong anak-anak di Kota Pariaman tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki kemampuan menghafal kitab suci sejak usia dini.

Menurutnya, pada tahun 2026 pemerintah kota akan mulai melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Evaluasi ini bertujuan mengukur sejauh mana program itu berjalan dan berapa banyak generasi penghafal Al-Qur’an yang telah lahir dari rumah-rumah masyarakat Kota Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Yota Balad juga menyinggung perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota Mulyadi.

Ia menyebut berbagai program non-fisik telah berjalan, seperti program Satu Rumah Satu Hafidz, pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa kelas satu SD, hingga pelatihan bagi pelaku UMKM melalui program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.

Tidak hanya program sosial dan pemberdayaan, pemerintah kota juga mulai membenahi sejumlah pembangunan fisik.

Di antaranya revitalisasi aset daerah, pembangunan jogging track, serta pembenahan kolam renang di GOR Rawang yang ditargetkan menjadi sarana olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat.

Menariknya, di penghujung acara, Yota Balad tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia justru berinteraksi dengan anak-anak yang hadir di Masjid Ar-Rahman dengan memberikan kuis seputar pengetahuan agama Islam.

Tawa dan antusiasme anak-anak pun pecah di dalam masjid, seolah menjadi gambaran kecil dari mimpi besar melahirkan generasi Qurani di Kota Pariaman.(mak).