Yota Balad Dorong Kekuatan Tangan Elite Perempuan Bangun Kota Pariaman

Kota Pariaman – Suasana hangat Ramadan menyelimuti Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Senin (9/3/2026), ketika jajaran organisasi perempuan berkumpul dalam satu meja kebersamaan.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman menggelar buka puasa bersama yang bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi ruang memperkuat sinergi antar kekuatan perempuan di daerah tersebut.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, hadir langsung dalam kegiatan itu bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad. Turut pula Ketua GOW Ny. Dina Mulyadi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny.Nen Afrizal, para camat, serta penceramah Ramadan Ustadz Delfiadi yang memberikan tausiyah menjelang waktu berbuka.

Di hadapan para pengurus organisasi perempuan, Yota Balad menegaskan bahwa kebersamaan dalam momentum Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar silaturahmi.

Ia menilai pertemuan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kolaborasi nyata dalam berbagai program sosial kemasyarakatan di Kota Pariaman.

Menurutnya, TP PKK, GOW, dan DWP merupakan pilar strategis dalam pembangunan daerah. Peran mereka sangat menentukan dalam mendorong pemberdayaan perempuan, memperkuat ekonomi keluarga, hingga meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak usia dini.

Ia bahkan menekankan bahwa banyak program pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif organisasi perempuan. Karena itu, momentum Ramadan ini diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat kekompakan dan kesamaan langkah dalam melayani masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad juga menyinggung sejumlah program unggulan yang tengah menjadi fokus Pemerintah Kota Pariaman.

Di antaranya program “Satu Keluarga Satu Hafidz”, pengembangan “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”, hingga program pembagian baju sekolah gratis bagi pelajar.

Selain itu, pemerintah kota juga tengah mendorong revitalisasi sejumlah aset daerah seperti pembangunan jogging track dan pembenahan kolam renang di GOR Rawang, serta pembangunan taman di GOR Rajo Bujang.

Menurutnya, kawasan itu akan dikembangkan menjadi ruang publik yang memungkinkan masyarakat berolahraga sekaligus menikmati wisata keluarga.

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin khusyuk ketika Ustadz Delfiadi menyampaikan tausiyah Ramadan yang mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan keikhlasan dalam berbuat kebaikan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai sebuah malam yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat barisan perempuan dalam mendukung pembangunan Kota Pariaman.(mak).